Kebijakan harus didasari pertimbangan rasional, matang dan akurat sehingga aspek penelitian harus dikedepankan,
Amuntai, (Antaranews.Kalsel) -Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Bapelibangda) Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan Fajeri Rifani mengatakan kebijakan pemerintah dalam perencanaan pembangunan harus berlandaskan pada hasil-hasil penelitian.


"Kebijakan harus didasari pertimbangan rasional, matang dan akurat sehingga aspek penelitian harus dikedepankan," ujar Fajeri di Amuntai, Selasa.

Fajeri mengatakan perlu peningkatan kualitas para peneliti untuk membantu pemerintah daerah dimana Bapelitbangda menjadi wadah bagi para peneliti dan kegiatan penelitian.

Menurutnya, HSU perlu memperkuat kelembagaan penelitian ini mengingat daerah ini tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang bisa diandalkan seperti tambang.

Peneliti dari Bapelibangda Kalimantan Selatan Sugiharni saat menjadi narasumber Sosialisasi Forum Kelitbangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengatakan SDA dimiliki Kabupaten HSU berupa lahan rawa dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) HSU yang dikenal kreatif dengan naluri bisnis tinggi ternyata belum sepenuhnya menyumbang bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Padahal HSU memiliki SDA yang bisa diperbaharui berupa lahan rawa cukup luas bagi pengembangan sektor pertanian, industri kerajinan dan lainnya,"  ujar Sugiharni.

Peneliti lainnya, Drs Wajidi berharap Bapelitbangda HSU eneliti isu-isu yang berkembang di masyarakat agar bisa diselesaikan melalui penelitian, sehingga hasil penelitian bisa secepatnya diaplikasikan bagi masyarakat untuk mengatasi permasalahan.

"Sesuai SK Menteri PAN dan RB pegawai negeri yang memiliki fungsi peneliti diberi tugas, tanggung jawab dan kewenangan untuk melakukan penelitian dan pengembangan ilmu yang dimiliki," terangnya.









Pewarta: Eddy Abdillah
Editor : Eddy Abdillah

COPYRIGHT © ANTARA 2026