Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kotabaru H Akhmad Rivai di Kotabaru Senin mengatakan, apabila kawasan baru tersebut sudah selesai dibangun, maka diperlukan sumber air bersih dengan kapasitas yang lebih besar.
"Diperlukan setidaknya satu bendungan, sekaligus instalasi pegolahan air (IPA)," katanya.
Rivai mengaku, pihaknya mulai merancang untuk membuat bendungan di Sebelimbingan, dan IPA yang akan menghabiskan dana yang cukup besar.
Dikatakan, Pemkab Kotabaru beberapa tahun terakhir telah membangun lima kantor, yakni kantor bupati, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Gedung DPRD, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Lima kantor tersebut telah menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah, dan masih diperlukan sekitar Rp150 miliar untuk menyelesaikannya.
Apabila lima kantor tersebut tuntas dibangun, maka pemerintah daerah segera menyusul pembangunan kantor-kantor Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang lainnya di areal seluas lebih 50 hektare tersebut.
Di sekitar kawasan perkantoran, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang juga telah membangun sekitar 240 unit rumah bagi Aparatus Sipil Negara golongan I dan II, yang kini telah siap dihuni.
Pewarta: I HanafiEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.