Kepala Sub Direktorat Penyelamatan dan Evakuasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Yusrizal menilai, Indonesia kini seperti "supermarket" bencana.
"Karena bermacam-macam bencana terjadi di Indonesia akhir-akhir ini," kata Yusrizal, dalam kunjungannya ke Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, Selasa.
Bencana alam seperti tsunami, banjir, tanah longsor, gunung meletus, puting beliung dan bencana yang lainnya, semuanya terjadi di Indonesia.
Menurut dia, dengan beraneka ragamnya bencana tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaanya terhadap perubahan kondisi alam.
Selain itu, kepala daerah juga diminta untuk meningkatkan perhatiannya terutama melengkapi sarana dan prasarana lembaga Penanggulangan Bencana Daerah.
Seperti di Kabupaten Kotabaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, di mana Kotabaru memiliki daerah rawan bencana.
Ia menyarankan kepada petugas dilapangan untuk tidak melakukan pertolongan terhadap korban bencana. Apabila petugas tersebut tidak mengenakan alat keselamatan atau bahkan belum pernah mengikuti pelatihan penyelamatan.
"Karena bukan hanya membahayakan bagi orang ang akan ditolong, tetapi juga membahayakan bagi dirinya sendiri," tandasnya. Seperti yang terjadi pada Wawan anggota Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotabaru yang terseret banjir saat hendak melakukan pertolongan terhadap empat korban di bendungan SMPN 5 Kotabaru./C/ D
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.