Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan merekomendasikan Bank Kalimantan Selatan untuk memperluas cakupan pelayanan.


"Selama ini, sasaran pelayanan Bank Kalsel lebih banyak Pegawai Negeri Ssipil (PNS) sehingga ke depan kami sarankan cakupan pelayanan kepada masyarakat umum," ujar Kepala BPK Perwakilan Kalsel Jack Anwar Mursidi di Banjarbaru, Senin.

Ia mengatakan hal itu didampingi Kepala Sub Auditorat Kalsel I Subekti usai menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) operasional Bank Kalsel di kantor BPK Perwakilan Kalsel Jalan Ahmad Yani Km 31 Banjarbaru.

Laporan hasil pemeriksaan diterima Sekretaris Daerah Kalsel Muchlis Gafuri didampingi Direktur Utama Bank Kalsel Juni Rifat, Kepala Inspektorat Kalsel Suharjo disaksikan Wakil Ketua DPRD Kalsel.

Menurut Subekti, Bank Kalsel sebagai salah satu lembaga yang turut berperan membangun daerah juga diminta meningkatkan fungsinya sehingga lebih optimal dalam memberikan pelayanan perbankan.

Disisi lain, juga mampu menarik minat investor menanamkan modalnya sehingga pembangunan di Kalsel semakin tumbuh dan berkembang serta membawa dampak terhadap perekonomian dan kemajuan pembangunan daerah.

"Apalagi kepemilikan saham Pemprov Kalsel mencapai 130 miliar atau 41,72 persen sehingga kondisi itu harus dimanfaatkan Bank Kalsel secara optimal untuk mendukung kemajuan pembangunan daerah," ujarnya.

Dikatakan, Bank Kalsel diharapkan menindaklanjuti LHP paling lambat 60 hari setelah laporan diserahkan sesuai UU Nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muchlis Gafuri mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti rekomendasi yang diminta BPK sesuai hasil LHP atas operasional Bank Kalsel tersebut.

"Pemeriksaan yang dilakukan atas operasional Bank Kalsel tujuannya sangat baik karena berkaitan erat dengan peningkatan pelayanan sehingga setiap rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti," ujarnya.

Ditambahkan Direktur Utama Bank Kalsel Juni Rifat, pihaknya dalam waktu dekat membuka cabang Bank Kalsel di Jakarta sebagai salah satu upaya meningkatkan cakupan pelayanan kepada masyarakat.

"Sasarannya adalah warga Kalsel yang berdomisili di Jakarta tetapi kami juga berupaya menarik investor dari luar daerah agar menanamkan modalnya di Kalsel," katanya./zal/C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026