Pemerintah Kota Banjarmasin tahun 2012 ini akan menormalisasi alur sungai Banjarmasin sepanjang lima kilometer dengan prioritas pada kawasan yang padat permukiman penduduk.


Kepala Dinas Sumber Daya Alir dan Pengelolaan Drainase Kota Banjarmasin, Muryanta mengatakan di Balaikota Banjarmasin, Rabu, proyek normalisasi itu menyiapkan delapan paket lelang dengan dana miliaran rupiah.

Normalisasi sungai tersebut diutamakan pada bagian sungai yang mengalami pendangkalan atau tempat-tempat yang sehari-hari banyak  kegiatan masyarakat setempat.

Muryanta mencontohkan, Sungai Kelayan atau Sungai Pekapuran yang sudah tidak pernah dilakukan pengerukan dan sangat dangkal, inilah yang akan diprioritaskan untuk normalisasi.

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Dinas Satpol PP untuk memelihara sungai di jalan protokol.

Tahap awal kerja sama sudah dilakukan Satpol PP dengan menggerakkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Sungai Kayu Tangi.

Jadi, katanya, langkah yang ditempuh Satpol PP sangat bagus, bahkan agar PKL merasakan bagaimana sulitnya memelihara sungai, para PKL tersebut oleh Satpol PP wajib membersihkan sungai di sekitar tempat mereka berjualan.

Oleh karena itu, pihaknya dan Satpol PP akan kembali menggerakkan para PKL di sepanjang jalan A Yani. 

Sebab selama ini, para PKL sepertinya tidak menghiraukan kondisi sungai di sekitar mereka berusaha bahkan ikut mengotori sungai dengan membuang sampah ke sungai.

Oleh karena itu PKL sekarang diberikan pengertian mengenai pentingnya keberadaan sungai hingga tidak merusaknya dengan membuang sampah ke sungai./D/D




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026