Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, menargetkan pembangunan jalan lingkar akan selesai seluruhnya pada 2014.


Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU)Kabupaten Hulu Sungai Tengah, A Zaid di Barabai,ibukota kabupaten tersebut, Rabu mengatakan,  sejak Desember 2011 pengerjaan proyek pembangunannya sudah mulai dilaksanakan.

"Dan akhir 2014 mendatang ditargetkan selesai seluruhnya hingga bisa dioperasikan," ujarnya.

Proyek pembangunan jalan lingkar tersebut sudah direncanakan sejak 2006 dan hingga 2010 mulai memasuki tahap pembebasan lahan.

Jalan lingkar itu akan menghubungkan ruas jalan Bukat - Kapar Kias sepanjang 8.442 meter dan diproyeksikan sebagai jalur utama lintas provinsi.

Ia mengatakan, kontrak pengerjaan pembangunan jalan itu untuk jangka waktu hingga 2014 namun pembayarannya berdasarkan alokasi pertahun.

"Setiap tahun akan dialokasikan dana pembangunan jalan tersebut yang pembayarannya disesuaikan dengan persentase hasil pengerjaan oleh pelaksana proyek," katanya.

Berdasarkan perencanaan pembangunannya, jalan lingkar tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp95 Miliar, namun hasil lelang dapat dilaksanakan dengan dana sebesar Rp85 Miliar.

Analisis dampak lingkungan pembangunan jalan tersebut telah dikeluarkan sejak 2007 dan pada tahun yang sama telah pula dilakukan pemetaan serta pemasangan patok.

Ia menambahkan, sepanjang jalur jalan lingkar merupakan daerah persawahan sepanjang 6.137 meter dan kawasan pemukiman serta perkebunan sepanjang 2.305 meter.

"Untuk pembebasan lahan, sebagian masih belum selesai dilaksanakan yaitu untuk kawasan pemukiman," tambahnya.

Pembangunan jalan lingkar diyakini akan menjadi akses penting bagi HST yang memiliki fungsi secara ekonomi.

Selain sebagai upaya pengembangan wilayah, dengan adanya jalan lingkar itu akan mempercepat aksesibilitas transportasi dan efisiensi dalam hal biaya transportasi.

"Selain itu, dengan adanya jalan lingkar juga akan mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di wilayah pusat kota serta sebagai ruas jalan alternatif," ujarnya.

Jalan lingkar akan dibangun dengan lebar 30 meter, menghubungkan tiga wilayah kecamatan, yaitu Barabai, Pandawan dan Batang Alai Selatan serta melintasi tujuh desa./nadi/




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026