Panel listrik yang diletakkan di salah satu dinding utama Bundaran Simpang Empat Banjarbaru dirusak sehingga membuat kawasan sekeliling bundaran yang biasanya terang benderang menjadi gelap gulita.


Kepala Seksi Penataan Taman dan Pemakaman Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Ruang Banjarbaru Surianoor, Selasa mengatakan, kegelapan yang menyelimuti kawasan bundaran akibat rusaknya panel listrik.

"Panel listriknya dirusak orang secara sengaja sehingga membuat aliran listrik yang diatur alat itu sama sekali tidak berfungsi akibatnya listrik maupun air mancur bundaran tidak berfungsi," ujarnya.

Ia mengatakan, panel listrik bundaran yang menjadi ikon Banjarbaru dan terletak melingkari ruas Jalan Ahmad Yani Km 36 itu dirusak seseorang yang diduga kurang waras.

Namun, kata dia, orang kurang waras yang sempat diamankan anggota Satpol PP namun dilepas karena tidak cukup bukti itu terkesan sengaja melakukannya karena membawa sejumlah peralatan seperti tang dan obeng.

"Kami bingung juga, orangnya seperti kurang waras tetap merusak panel listrik yang menjadi jantung operasional bundaran baik untuk menghidupi listrik, lampu taman maupun air mancur," ungkapnya.

Sementara itu, kerusakan panel listrik yang sudah diamankan menggunakan teralis itu cukup parah karena hampir seluruh bagian penutup panel yang terbuat dari lempengan besi rusak.

Selain itu, beberapa kabel panel listrik yang menghubungkan aliran listrik dicabuti sehingga sama sekali tidak berfungsi dan membuat kawasan tugu bundaran gelap gulita.

"Kami mengupayakan agar panel listrik yang dirusak diperbaiki sehingga penerangan bisa normal walau pun secara manual. Saat ini, teknisi masih mengerjakannya," ujar Surianoor dihubungi Selasa malam.

Sementara itu, kondisi sekeliling bundaran Simpang Empat yang biasanya terang benderang tetapi Selasa malam gelap gulita dipertanyakan warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

"Biasanya, tugu bundaran terlihat jelas dan terang di malam hari, tetapi sekarang malam gelap gulita. Jika memang ada kerusakan hendaknya segera diperbaiki sehingga keindahan tugu tetap terlihat," ujar satu warga. yoz/D



Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026