“Kami terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dan integritas,” ujar Ketua BK DPRD Kalsel H.M. Rosehan Noor Bachri dikonfirmasi Banjarmasin, Sabtu.
Baca juga: DPRD: Penambahan modal Bank Kalsel harus perluas lapangan kerja
Menurut mantan Wakil Gubernur Kalsel itu, peningkatan kapasitas dan integritas BK penting sebagai garda terdepan guna menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD secara individu maupun kelembagaan.
Rosehan mengungkapkan BK DPRD Kalsel tidak hanya memantau kedisiplinan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat.
"Kami bukan hanya menampung dan memperjuangkan aspirasi rakyat, tetapi juga menjadi contoh dalam menjaga integritas,” ujar Rosehan.
Rosehan menambahkan maruah lembaga legislatif harus dijaga melalui adab, disiplin, dan profesionalisme.
Menurut dia, peningkatan kapasitas BK harus dilakukan berkelanjutan agar fungsi pengawasan etika dan kedisiplinan anggota dewan lebih efektif sekaligus menjaga citra DPRD di mata publik.
Baca juga: Fun Swimming Competition TNI AL diharap lahirkan bibit perenang
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, BK DPRD Kalsel menggelar pertemuan dengan DPRD Daerah Khusus Jakarta yang saling bertukar pengalaman guna menjaga kedisiplinan, etika, dan martabat anggota dewan.
"Alhamdulillah, kali ini kami mendapat kehormatan bisa belajar langsung dari DPRD DKI Jakarta,” ucapnya.
Sebelumnya, BK DPRD Kalsel juga studi komparasi ke DPRD Jawa Barat dan DPR RI, guna mengkaji penerapan BK Award atau penghargaan bagi anggota dewan dengan kinerja terbaik yang terbukti mampu memotivasi legislator saat melaksanakan tugas.
“Dari studi komparasi ke DPRD DKI Jakarta, DPRD Jabar, dan DPR RI banyak ilmu yang kami bawa pulang, terutama terkait pentingnya menjaga adab dan etika sebagai wakil rakyat,” ujar Rosehan.
Baca juga: DPRD Banjarbaru rekomendasikan bentuk satgas sengketa lahan warga-TNI

