Banjarbaru (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan memastikan penempatan kompi Batalyon A Pelopor Satuan Brimob di Kabupaten Barito Kuala (Batola) merupakan langkah strategis dalam upaya memperkuat keamanan.
"Batola sebagai pintu masuk perbatasan Kalsel dengan Kalimantan Tengah, jadi adanya markas Brimob tentu sudah tepat," kata dia di Banjarbaru, Senin.
Menurut Yudha, perkembangan wilayah Batola kini sangat dinamis sebagai perlintasan orang dan barang lintas Kalimantan di jalur selatan.
Sehingga sudah selayaknya ada penebalan pengamanan dari unsur Brimob.
Dia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala hingga penempatan Brimob bisa terealisasi.
"Saya berpesan kepada personel Brimob untuk menjaga sikap dan perilaku, jadilah teladan bagi masyarakat setempat," pesannya.
Kapolda mengungkapkan, kekuatan Batalyon A Pelopor di Batola yang ditempatkan satu kompi penuh yakni 170 personel.
Namun untuk tahap awal, Brimob Kalsel akan menempatkan 54 personel terlebih dahulu menyesuaikan dengan fasilitas tempat tinggal sementara yang disediakan pemerintah daerah.
Diketahui saat ini Satuan Brimob Polda Kalsel dengan markas komando di Banjarbaru telah memiliki dua markas kompi yakni di Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026