Banjarbaru (ANTARA) - Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan menggembleng sebanyak 216 personel pasukan Pelopor dalam kegiatan Latihan Kemampuan Pelopor Satuan Brimob tahun 2026.

"Selamat mengikuti pelatihan bagi seluruh personel terpilih, kegiatan ini untuk membentuk mental baja pasukan elite," kata Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan saat memimpin upacara pembukaan latihan di Mako Brimob di Banjarbaru, Senin.

Dia mengatakan latihan dijadwalkan selama delapan hari ke depan untuk mengasah kemampuan teknis seperti grand attrack ground (GAG), sandi, dan combat medic, simulasi penanganan huru-hara (PHH) dan navigasi darat serta drill pertempuran hingga latihan basis operasi depan.

Menariknya, sinergitas antar lini juga ditonjolkan dalam latihan ini. Para Kapolres jajaran Polda Kalsel dijadwalkan bergabung pada hari ke-7.

Sementara para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel akan turut serta pada hari ke-8 sebagai bentuk dukungan dan penguatan soliditas internal.

Kapolda menekankan pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan proses besar untuk membentuk mental, karakter, disiplin, loyalitas, serta jiwa juang seorang pelopor sejati.

Dia menyebut Brimob pasukan elite yang dibentuk untuk menghadapi tantangan dan situasi berbahaya demi memberikan perlindungan kepada masyarakat. 

"Brimob bukan tempat untuk mencari kenyamanan," tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan keberhasilan tugas Korps Baret Biru ini tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata, melainkan lahir dari soliditas tim, rasa saling percaya, kekompakan, dan jiwa korsa yang kuat.

Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh peserta dan instruktur agar tetap mengutamakan faktor keamanan, keselamatan, dan kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) selama latihan berlangsung.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan saat memimpin upacara pembukaan latihan Pelopor di Mako Brimob di Banjarbaru, Senin (18/5/2026). (ANTARA/Firman)


Pewarta: Firman
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026