Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan perspektif yang lebih luas kepada nasabah mengenai bagaimana membaca peluang, menjaga nilai aset, dan menyusun strategi keuangan yang relevan dengan situasi saat ini.

Banjarmasin (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar forum eksklusif Wealth Insight di Banjarmasin, Kalimantan Selatan sebagai upaya memperkuat literasi dan perencanaan keuangan nasabah.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi dan Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR juga sejumlah tokoh daerah dan nasabah serta jajaran manajemen BSI dilaksanakan di Ballroom Galaxy Hotel, Banjarmasin, Rabu malam. 

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan membahas pentingnya pengelolaan keuangan yang semakin terarah, modern, dan sesuai dengan kebutuhan masa kini.

Di tengah pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih personal, forum ini menjadi momentum bagi BSI untuk memperkuat literasi keuangan sekaligus mendekatkan layanan perencanaan keuangan berbasis syariah. 

Pengelolaan keuangan kini tidak lagi dipahami sebatas aktivitas menabung atau bertransaksi, melainkan sebagai bagian dari langkah strategis dalam merencanakan masa depan, menjaga stabilitas, dan menangkap peluang pertumbuhan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembahasan mengenai literasi dan perencanaan keuangan kini menjadi isu yang semakin relevan di tengah masyarakat.

Baca juga: Pemkab Kotabaru dan Bank BSI kolaborasi pengelolaan keuangan ASN

Dari jajaran pembicara, BSI menghadirkan sejumlah figur penting yang memiliki peran strategis dalam pengembangan layanan keuangan syariah. Ida Triana Widowati, SEVP Funding & Transaction, hadir menyampaikan sambutan pembuka. Perannya dinilai penting dalam memperkuat layanan pendanaan dan transaksi BSI, terutama untuk menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang seiring perubahan gaya hidup dan meningkatnya kebutuhan layanan keuangan yang terintegrasi.

Selain itu, hadir Riko Wardhana, Bullion Banking Group Head, yang memperkaya pembahasan mengenai instrumen emas sebagai salah satu pilihan dalam perencanaan keuangan modern. Topik ini menjadi menarik karena emas terus dipandang sebagai instrumen yang relevan dalam diversifikasi portofolio dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Baca juga: BSI Kalsel jamin ketersediaan uang baru untuk masyarakat berlebaran

Kegiatan ini juga diperkuat oleh kehadiran Asri Natanegeri, Wealth Management Group Head, yang merepresentasikan penguatan layanan perencanaan keuangan BSI secara lebih komprehensif. Dalam perkembangannya, layanan wealth management tidak hanya berfokus pada pertumbuhan dana, tetapi juga mencakup perencanaan masa depan, pengelolaan aset, perlindungan nilai, dan kesinambungan manfaat finansial bagi nasabah.

Sementara itu, perspektif perencanaan keuangan berbasis syariah dihadirkan melalui Rista Zwestika, seorang Sharia Financial Planner. Kehadirannya memberi nilai tambah dalam forum tersebut, terutama dalam memberikan pemahaman bahwa pengelolaan keuangan syariah tidak hanya menekankan pertumbuhan, tetapi juga kehati-hatian, keberkahan, dan keselarasan dengan prinsip-prinsip yang diyakini nasabah.

Regional CEO BSI RO IX Kalimantan Sefudin Suria Hidayat mengatakan, penyelenggaraan forum ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus menghadirkan layanan bernilai tambah bagi nasabah, terutama dalam membantu mereka merancang masa depan keuangan dengan lebih baik.

Wagub Kalsel H Hasniryadi dan istri serta Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR dan istri serta jajaran manajemen BSI saat menghadiri forum eksklusif Wealth Insight di Banjarmasin, Rabu malam (22/4/2026). (ANTARA/Sukarli)

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan perspektif yang lebih luas kepada nasabah mengenai bagaimana membaca peluang, menjaga nilai aset, dan menyusun strategi keuangan yang relevan dengan situasi saat ini. Kami meyakini, dengan informasi yang tepat, perencanaan yang matang, dan pendampingan yang sesuai, setiap peluang dapat dioptimalkan dengan baik,” ujar Sefudin.

Menurut dia, Kalimantan memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang sangat baik, seiring berkembangnya aktivitas usaha, investasi, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih komprehensif. Karena itu, BSI melihat pentingnya menghadirkan forum-forum edukatif dan eksklusif yang dapat mempertemukan nasabah dengan para ahli dan pengambil keputusan.

Sefudin menilai, kebutuhan nasabah saat ini semakin berkembang. Mereka tidak hanya membutuhkan produk dan layanan perbankan, tetapi juga pendampingan yang mampu membantu menyusun langkah keuangan secara lebih terarah, mulai dari perencanaan, diversifikasi, hingga strategi jangka panjang yang sesuai dengan tujuan masing-masing.

Karena itu, BSI ingin hadir sebagai mitra yang tidak hanya dekat secara layanan, tetapi juga relevan dalam mendampingi perjalanan keuangan nasabah. Pendekatan ini dinilai penting agar masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan keuangan perlu dilakukan secara terstruktur, disiplin, dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan Wealth Insight di Banjarmasin ini sekaligus mencerminkan optimisme BSI terhadap pertumbuhan layanan prioritas di Kalimantan. Wilayah ini dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, aktivitas bisnis, maupun meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih personal dan berkualitas.

Dengan menghadirkan pembicara yang kompeten, dukungan tokoh-tokoh penting daerah, dan tema yang menekankan peluang serta perencanaan, forum ini menjadi bagian dari upaya BSI dalam membangun ekosistem layanan keuangan syariah yang semakin kuat di Kalimantan.
 



Pewarta: Sukarli
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026