Kedatangan rombongan wakil rakyat dari kabupaten tetangga yang posisinya berdampingan itu disambut Sekretaris Daerah Banjar Nasrun Syah di Mahligai Sultan Adam Martapura, Selasa.
"Pemkab melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih melakukan perekaman data warga wajib KTP untuk dibuatkan KTP elektronik yang merupakan program nasional," ujar Sekda.
Menurut dia, Kabupaten Banjar merupakan satu dari empat kabupaten dan kota di Provinsi Kalsel yang dijadikan percontohan KTP elektronik sehingga berupaya agar program itu bisa berjalan sesuai harapan.
Dijelaskan, Disdukcapil Banjar sudah memulai perekaman data warga yang wajib KTP sejak 28 September 2011 dengan sasaran keseluruhan wajib KTP sebanyak 456.361 orang.
"Sejauh ini, perekaman data berlangsung tertib dan lancar dilaksanakan aparatur setiap kecamatan yang bekerja maksimal menyelesaikan batas waktu perekaman hingga April 2012," ungkapnya.
Dikatakan, selain KTP elektronik, Pemkab juga menyiapkan sistem pengarsipan berbasis elektronik yang efektif guna mempercepat layanan pengarsipan dan perizinan lainnya.
Pelaksanaannya ditangani Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) untuk memberikan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengetahui prosedur pelayanan di lembaga teknis tersebut.
Pimpinan rombongan DPRD kabupaten Tapin Ihwanuddin yang didampingi pejabat Pemkab setempat mengatakan, tujuan utama kunjungan kerja adalah mempelajari sistem dan mekanisme penerapan KTP berbasis elektronik.
"Kami ingin mengetahui sejauh mata perekaman data dan kesiapan lainnya dalam menjalankan program KTP elektronik sehingga jika nanti harus diterapkan Pemkab Tapin maka lebih mudah melaksanakannya," ujar dia. yoz/C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.