Harga semen di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan yang sebelumnya mencapai Rp90 ribu per zak dalam beberapa hari ini mulai turun menjadi Rp70 ribu per zak.


Warga Kotabaru Siswanto, Sabtu, mengatakan, harga semen lumayan turun menjadi Rp70.000 per zak, hanya saja tambahnya warga masih kesulitan memperolehnya.

Kesempatan berbeda, Ketua DPRD Kotabaru Alpidri Supian Noor MAP, mengatakan seharusnya wilayah ini tidak boleh sampai terjadi kekosongan semen, sebab memiliki pabrik semen.

Menurut Ketua DPRD, harga semen tidak akan berfluktuatif bahkan ketersediaan semen di pasaran tetap akan terjaga apabila di Kotabaru ada distributor.

"Apakah di Kotabaru ini sudah ada distributor semen, jika tidak ada distributor perlu dipertanyakan,"kata Alpidri.

Selain masalah distributor, pabrik semen yang beroperasi di Kabupaten Kotabaru PT Indocement Tunggal Prakarsa seharusnya juga turun ke lapangan untuk memantau harga dan pendistribusian semen.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani dalam sebuah kesempatan berjanji segera memanggil manajemen produksi semen merk Tiga Roda, PT Indocemen Tunggal Prakarsa Tarjun (ITP), terkait ketersediaan semen di daerah tersebut.
"Aneh, namun benar terjadi, Kabupaten Kotabaru yang memiliki pabrik semen, tetapi mengalami kekurangan semen," jelas Bupati.

Kelangkaan semen di Kotabaru akhir-akhir ini telah berdampak pada tidak tercapainya program pembangunan fisik di daerah itu.

Manajer Operasional PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk Tarjun, H Ahmadi, menjelaskan, hingga saat ini produksi semen pabrik semen PT ITP tidak ada masalah, lancar-lancar seperti biasa.

"Bahkan realisasi penjualan untuk Kotabaru dan Tanah Bumbu terus meningkat," jelasnya./C/C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026