Banjarmasin (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas mengimbau masyarakat di provinsinya bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. 

Imbauan itu saat Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev yang dulu dengan nama Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Meratus Banjarmasin, Sabtu. 

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu, ketertiban dan keamanan penting dalam kehidupan berbangga dan bernegara. 

"Terlebih menghadapi atau dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah yang tak berapa lama lagi, ketertiban dan keamanan menjadi hal yang sangat penting," tegas Suripno yang juga Wakil Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel. 

Sosrev Anggota DPRD Kalsel kali ini mengundang pihak kepolisian  Babinkamtibmas Kelurahan Antasan Besar Kota Banjarmasin, Aiptu Abdul Kadir selaku narasumber, karena sesuai topik mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas. 

Pada kesempatan tersebut, Abd Kadir menyampaikan beberapa imbauan menjelang lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tinggal sedikit hari lagi. 

Baca juga: Ketua DPRD Kalsel temui dan terima aksi massa di ruang paripurna

Diingatkan, menjelang Idul Fitri dan seiring berakhir bulan puasa Ramadhan biasanya muncul berbagai aktivitas masyarakat yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti bermain petasan, kebut-kebutan di jalan, hingga fenomena yang mulai muncul di kalangan remaja yaitu perang sarung atau perang tapih. 

‎Dia menjelaskan, modus yang terjadi adalah para remaja membawa sarung yang di dalamnya dimasukkan benda keras seperti batu, besi, atau benda berat lainnya, kemudian digunakan untuk saling menyerang.

‎“Walaupun tidak selalu menimbulkan luka serius, aktivitas tersebut tetap berpotensi mengganggu ketertiban umum dan bisa membahayakan,” katanya.

‎Karena itu, tepat momentum Anggota DPRD Kalsel Suripno menyampaikan pesan dari pihak kepolisian agar para orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya, terutama jika keluar rumah pada malam hari setelah salat tarawih.

‎“Kalau sudah tidak ada lagi kegiatan keagamaan, sebaiknya anak-anak tidak berkeliaran hingga larut malam. Ini penting agar ketertiban dan keamanan di Kota Banjarmasin tetap terjaga menjelang Idul Fitri,” pungkas Abd Kadir. 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026