Keyakinan bupati itu cukup beralasan karena ia menyaksikan sendiri kegigihan anggota Paskibra berlatih baik pagi maupun sore hari.
“Jadi secara fisik dan mental mereka pasti siap. Lebih-lebih instruktur yang melatih terlihat sangat disiplin dan ketat,†kata Hasanuddin Murad saat mengukuhkan anggota Paskibra Peringatan HUT ke-72 Proklamasi RI Tahun 2017 di Aula Selidah Marabahan, Selasa (15/8).
Hasanuddin Murad mengkui, anggota Paskibra Batola berlatih begitu gagah dan penuh semangat, sehingga tidak ada keraguan pada saat tampil.
“Lebih-lebih pada saat latihan semua peserta mendapat bimbingan para instruktur pilihan,†ucapnya.
Selain itu, sebut dia, peserta juga mendapat wejangan tentang wawasan kebangsaan, cinta tanah air, bela negara, maupun yang berkenaan dengan kedisiplinan, kekompakan, dan kebersamaan dalam segala hal, sehingga tercipta pasukan yang solid dan benar-benar mampu menunaikan tugas dan tanggungjawab dengan baik.
Terkait pengukuhan yang dilaksanakan, mantan anggota DPR-RI itu mengatakan, di samping sebagai pengesahan sekaligus sebagai tanda telah selesainya proses pendidikan dan pelatihan bagi seluruh anggota Paskibra yang merupakan salah satu momen penting dan sakral untuk lebih menguatkan keyakinan, sikap mental serta rasa percaya diri para anggota Paskibra.
Prosesi pengukuhan anggota Paskibra Batola ini ditandai pemasangan sabuk secara simbolis kepada salah satu peserta dari Bupati Hasanuddin Murad dan penciuman bendera merah putih.
Acara pengukuhan ditutup bersalaman-salaman mulai Bupati Hasanuddin Murad dan isteri Hj Noormiliyani AS, Wakil Bupati Batola H Ma’mun Kaderi dan isteri Hj Fauliah, Pimpinan DPRD Anis Riduan, Sekda Supriyono dan isteri Hj Sri Wahyuningsih, para forkopimda masing-masing beserta isteri, para pimpinan SKPD dan para undangan.
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.