Harga bahan bakar minyak jenis premium di pemukiman penduduk kawasan pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan capai Rp12 ribu per liter.
Berdasarkan keterangan di Barabai, ibukota HST, Selasa menyebutkan harga premium di kawasan pemukiman pegunungan capai Rp12 ribu per liter, karena lokasinya yang jauh sehingga memerlukan biaya tambahan untuk mengantarnya.
"Selain jauh ke daerah pegunungan, kadang jalan yang dilalui kondisinya tidak bagus, masih berupa jalan setapak sehingga butuh biaya tambahan mengantarnya," kata seorang pedagang premium eceran.
Sementara harga premium di Kota Barabai tingkat pengecer Rp7.500,- hingga Rp8 ribu per liter.
Melonjaknya harga premium di wilayah tersebut disebabkan adanya isu kenaikan Bahan Bakar Minyam (BBM) mulai tahun 2012 mendatang.
"Isu kenaikan BBM yang kemungkinan besar memicu oknum masyarakat atau para pelangsir melakukan stok premium, sehingga bahan bakar tersebut sulit diperoleh di pasaran," kata seorang penduduk setempat.
Warga setempat memperoleh premium selain membeli langsung ke SPBU terkadang didapatkan dengan membeli melalui para pelangsir.
"Dari para pelangsir harga premium sudah Rp6 ribu sehingga mau tidak mau saya harus menaikkan harga jualnya lagi," kata seorang pedagang eceran.
Sementara itu, Anto seorang pelangsir di Barabai membantah bila kenaikan harga premium kali ini karena ulah pelangsir yang melakukan stok.
"Saya sendiri tidak berani melakukan stok premium karena takut di tangkap polisi," ujarnya.
Menurut pengakuannya, harga premium melonjak lantaran memperolehnya sangat sulit menyusul adanya isu kenaikan pada 2012.
"Untuk mendapatkan bensin harus antri sejak pagi atau subuh. Bahkan terkadang sejak tengah malam kendaraan pengangkut bensin harus sudah diletakkan di depan SPBU," katanya.
Di empat SPBU yang ada di wilayah HST, setiap hari selalu terlihat antrian panjang kendaraan roda dua dan empat untuk mendapatkan premium.
Dari antrian tersebut yang terbanyak adalah kendaraan pelangsir baik berupa kendaraan roda dua maupun roda empat.
SPBU setempat biasanya hanya beroperasi dari pukul 08.00 Wita dan sudah habis paling lama pada pukul 10.00 Wita./adi*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.