Martapura (ANTARA) - Kabupaten Banjar Provisi Kalimantan Selatan yang dibentuk pada tanggal 14 Agustus 1950 tepat memasuki usia 75 tahun dan terus berbenah dengan segala potensi pada masa kepemimpinan periode kedua Bupati Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Said Idrus Al Habsyi.

 

Sesuai tema Hari Jadi tahun 2025, yakni "Banjar Rakat, Hidup Barakat" yang diartikan masyarakat Banjar hidup rukun, penuh berkah menjadi momentum bagi kepala daerah mewujudkan tema mengacu visi dan misi Kabupaten Banjar Maju, Mandiri dan Agamais (Manis).

 

"Kabupaten Banjar dengan semangat gotong royong berlandaskan visi dan misi Manis bersama-sama jajaran pemerintah dan masyarakat siap membangun masa depan yang lebih maju, sejahtera dan berkelanjutan. Banjar hari ini, untuk Banua yang gemilang di masa depan," ujar Saidi.

 

Menurut Saidi saat menyampaikan keberhasilan di puncak peringatan Hari Jadi di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Kabupaten Banjar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian membanggakan dari sisi pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat sejak tiga tahun terakhir.

 

Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dari 4,35 persen menjadi 4,76 persen di 2024, dan diproyeksikan tumbuh sebesar 4,32 persen pada triwulan I 2025 disusul Indeks Pembangunan Manusia yang juga meningkat, angka kemiskinan dan pengangguran menurun, serta kesenjangan pendapatan makin berkurang.

 

Bupati juga memaparkan capaian di sektor infrastruktur dan kesehatan dengan Indeks konektivitas wilayah meningkat dari 98,84 persen pada 2023 menjadi 98,95 persen pada 2024, seiring pembangunan jalan yang terus dilakukan. 

 

Sementara pada bidang jaminan kesehatan, kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) juga mengalami peningkatan signifikan, dari 95,83 persen menjadi 98,42 persen.

 

Bupati Banjar Saidi Mansyur bersama Wabup Said Idrus Al Habsyi mendampingi Gubernur Kalsel Muhidin dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menuju kursi kehormatan pada puncak peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Banjar di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Rabu (27/8/2025). (ANTARA/HO-Kominfo Kabupaten Banjar)

 

"Semua pencapaian itu hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Kabupaten Banjar," ujar bupati di depan Gubernur Kalsel Muhidin, unsur Forkompinda Kalsel dan Forkopimda Banjar termasuk undangan lainnya.

 

Memasuki periode kedua masa kepemimpinan banyak capaian yang dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Banjar baik di bidang Infrastruktur, pembangunan jalan dan jembatan menghubungkan wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, hingga membuka peluang baru bagi perdagangan dan distribusi hasil pertanian.

 

Bidang pendidikan yang menjadi pondasi masa depan, sekolah dibangun dan diperbaiki, guru diberdayakan dan anak-anak difasilitasi agar mendapat pendidikan yang layak termasuk mewujudkan tiga program unggulan. Pemkab Banjar bersama Bunda PAUD melakukan penandatanganan komitmen bersama dengan berbagai mitra strategis.

 

Tiga program unggulan untuk masa depan Banjar, yakni Wajib Belajar 13 tahun, Gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat dan Optimalisasi PAUD Holistik Integratif dijalankan Disdik Banjar melalui komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. 

 

Hal tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pendampingan Sekolah Ramah Anak (SRA) jenjang Sekolah Dasar 2025 dengan tujuan memastikan hak-hak terpenuhi lebih optimal di lingkungan sekolah yang ramah anak di samping berupaya menciptakan lingkungan yang aktif mendukung perkembangan fisik, psikologis dan sosial anak diyakini berdampak positif pada prestasi belajar dan kualitas hidup anak secara keseluruhan.

 

Sementara bidang kesehatan, puskesmas dan layanan kesehatan keliling hadir hingga pelosok, memastikan setiap warga mendapat layanan yang merata. Tim Kesehatan dari Dinkes lewat UPTD Puskesmas juga aktif melakukan kegiatan monitoring, salah satunya jika terjadi bencana banjir dengan memanfaatkan Ambulance Air.

 

Memanfaatkan fasilitas mobile efektif di kala petugas kesehatan menyasar warga yang berada di bantaran Sungai Martapura atau yang susah dilalui kendaraan, baik roda dua atau empat. Dinkes juga menggelar Publikasi Stunting melalui Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

 

Pengukuran status gizi anak sesuai umur bertujuan agar kemajuan tumbuh kembang anak secara berkala dapat terpantau, sehingga dapat dilakukan pengembangan untuk program/kegiatan yang sesuai dalam upaya peningkatan kesadaran dan partisipasi keluarga, pengasuh dan masyarakat untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak balita yang optimal.

 

Bidang ekonomi, pasar-pasar rakyat diperbarui mendukung aktivitas ekonomi yang lebih nyaman dan modern. Sementara sektor pertanian, perikanan dan UMKM juga terus didorong dengan inovasi teknologi, pelatihan dan akses pasar. Petani, nelayan dan pelaku usaha kecil menjadi penggerak roda perekonomian daerah.

 

Kabupaten Banjar juga berupaya mengembangkan potensi wisata alam, religi dan budaya, dari puncak pegunungan yang asri, hingga destinasi religi yang khidmat. Budaya Banjar yang kental menjadi daya tarik wisatawan sekaligus memperkuat identitas daerah.

 

Sejumlah penghargaan berhasil diraih sebagai hasil atas kerja keras, kolaborasi serta dedikasi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Banjar dalam mewujudkan kemajuan daerah di antaranya tahun 2024 Juara I Kabupaten/Kota Teraktif pada Temu Forum Anak Daerah Provinsi Kalsel.

 

Kemudian Juara 1 Mading Forum Anak pada Temu Forum Anak Daerah Provinsi Kalsel, Juara Harapan 2 Parade Nusantara pada Temu Forum Anak Daerah Kalsel. Kabupaten Banjar yang diwakili Desa Pemurus, Kecamatan Aluh-Aluh, meraih Predikat Utama 7 pada Lomba Desa/Kelurahan Peningkatan Kualitas Keluarga Terbaik Kabupaten/Kota Tingkat Kalsel.

 

Penghargaan yang diraih tahun 2025 yakni Pelayanan Publik Prima dari KemenPAN-RB, Penyelenggara Pemerintahan Daerah (PPD) dengan Kinerja Tinggi dari Kemendagri. Sertifikat apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian proses pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) PPPK Tahun Anggaran 2024 dari Badan Kepegawaian Negara.

 

Terbaik 5 pengendalian gratifikasi 2024 sebesar 95,6 dari KPK RI, Penghargaan sebagai Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik dengan predikat Pelayanan Prima pada Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2024 dari Menteri PAN-RB, meraih Opini WTP ke-12 Atas LKPD 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalsel dan Juara umum ketiga kalinya pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVI Tingkat Kalsel.

 

 

 

 



Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026