Sebagian penumpang Kapal Motor Berkat Safaat yang menabrak karang di perairan Skandis, Kelumpang Utara, Kotabaru, Kalimantan Selatan terpaksa menggunakan jerigen wadah tahu untuk menyelamatkan diri karena tidak kebagian pelampung.
Seorang penumpang yang juga pedagang Nurhayati, di Kotabaru, Senin menuturkan saat mencari pelampung di bagian kobong kapal (atap kapal), pelampung sudah habis.
"Di saat mencari pelampung itu, kami ingat bahwa siang tadi kami membeli dua jerigen tahu, dan tahunya langsung saya tumpah ke laut dan jerigennya rencananya mau saya pakai untuk menyelamatkan diri," kenang Nurhayati.
Ia mengisahkan malam itu ia tidak bisa tidur karena kepanasan. "Saya memang tidak tidur, tetapi tetap rebahan. Tiba-tiba terdengar bunyi "brak", dan saya langsung bangkit melihat apa yang terjadi. Dan di kapal bagian bawah air laut sudah masuk dengan derasnya," katanya.
Para penumpang langsung mencari pelampung, dan ia bersama adik mencari pelampung tetapi tidak kebagian.
Tetapi beruntung, dua jerigen tahu itu masih ada ditempatnya.
Dalam kondisi panik tersebut, para penumpang langsung ke atap kapal untuk menyelamatkan diri.
Sebagian penumpang menangis, dan sebagian berteriak minta tolong.
Sekitar satu jam kemudian, lanjut Nurhayai warga Bakau, Pamukan Utara itu, sejumlah perahu nelayan yang kebetulan memancing datang untuk menolong.
Sebagian penumpang langsung dievakuasi dengan perahu kecil yang hanya memuat empat penumpang. Dan sisanya masih dikapal ditolong oleh beberapa kapal besar untuk dibawa ke Desa Skandis.
"Saya sudah tidak tahu lagi baju dagangan saya senilai Rp8 juta itu, saya hanya bisa menyelamatkan diri tanpa barang dagangan," paparnya.
Kaurbin Ops Satpol Air Mapolres Kotabaru Inspektur Dua H Sumari, menambahkan, KM Berkat Safaat dari Kotabaru tujuan Bakau tersebut membawa penumpang sekitar 131 orang.
"Semua penumpang selamat, dan sebagian barang milik penumpang kini sudah ada di pos pelabuhan," jelasnya.
Saat kejadian, kondisi air sedang surut, sehingga para penumpang bisa mengamankan diri naik di atas kapal yang tidak tenggelam itu.
Sementara itu, Polisi kini masih meminta keterangan kepada Nahkoda Kapal Motor Berkat Safaat Majri (37) warga Kotabaru./C/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.