Kepolisian Resor Banjarbaru Kalimantan Selatan mengimbau warga setempat waspada terhadap penipuan dengan cara menyebarkan kupon undian seolah-olah penerimanya menjadi pemenang.
"Kami imbau warga waspada terhadap penipuan melalui kupon undian itu sehingga tidak terjebak dan menjadi korban," ujar Kasubbag Humas Polres Banjarbaru Bripka Al Hamidie, di Banjarbaru, Ahad.
Menurut dia, aksi penipuan dengan cara menyebarkan kupon undian dari rumah ke rumah itu masih cukup marak di Banjarbaru dan penyebarannya hampir ditemukan di setiap kawasan di kota tersebut.
Dijelaskan, pelaku yang diyakini merupakan anggota sindikat penipu profesional menyebarkan kupon undian produk makanan maupun minuman berisi pemberitahuan pemenang dengan hadiah sebuah mobil.
"Isi pemberitahuannya menyatakan penerima kupon berhak atas hadiah mobil dan diminta menghubungi nomor telepon yang tertera di lembaran kupon berukuran selembar kertas itu," katanya.
Pelaku mengharapkan, penerima kupon undian menelepon ke nomor yang tertera kemudian menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai penyelenggara undian maupun manajemen perusahaan yang produknya ada di kupon itu.
Begitu korbannya menelpon, pelaku yang lebih dari satu orang biasanya menyarankan penelepon menghubungi nomor lain yang disebutkan sebagai penanggungjawab penyelengara undian.
"Apabila korbannya sudah menelepon, biasanya diarahkan untuk mengirimkan sejumlah uang untuk mempermudah pengiriman hadiah. Jika penelepon ceroboh dan mentransfer uang maka dipastikan tertipu," ujarnya.
Ia mengatakan, guna menyakinkan warga yang menerima kupon undian tersebut, lembaran kupon dilengkapi foto beserta tandatangan Kapolda Metro Jaya lengkap dengan stempel komando kepolisian.
Tidak hanya itu, di lembaran kupon juga tertera dinas dan instansi terkait tingkat pusat yang seolah-olah mengesahkan keaslian kupon yang dijadikan kawanan pelaku penipuan tersebut.
"Di situ lah kejanggalannya karena membawa-bawa nama kapolda lengkap dengan foto, tanda tangan dan stempel komando yang tidak bisa digunakan sembarangan," tegasnya.
Ditambahkan, sejauh ini belum ada warga yang melaporkan telah tertipu karena mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening yang diminta pelaku, tetapi diharapkan warga tetap waspada.
"Intinya, warga jangan tergoda apalagi sampai menelepon nomor yang tertera di kupon undian. Lebih baik menelpon ke kantor polisi untuk memastikan asli tidaknya sehingga tidak tertipu," katanya./zal/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.