Sebagian besar mereka datang dari daerah kecamatan-kecamatanKotabaru, (Antaranews Kalsel) - Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan diserbu ratusan lulusan sekolah menengah atas atau SMA yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Alasan mereka mendaftar ke Balai Latihan Kerja ini rata-rata karena tidak punya biaya untuk kuliah," kata Plt Kepala Unit Pelaksana Teknis BLK Kabupaten Kotabaru Siswanto, di Kotabaru, Senin.
Dikatakan, setiap tahun pelatihan kerja gratis yang dibuka unit pelaksana teknis di bawah Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotabaru ini selalu dibanjiri peminat. Tahun ini saja seleksinya diikuti hampir 500 orang.
"Sebagian besar mereka datang dari daerah kecamatan-kecamatan di Kabupaten Kotabaru," imbuhnya.
Sayangnya, lanjut Siswanto, peminat pelatihan kerja yang selalu membeludak ini tidak sebanding dengan kapasitas peserta yang diterima.
Periode 2017 BLK Kabupaten Kotabaru hanya menerima 160 orang peserta dengan alasan keterbatasan anggaran.
"Dari sisi kami setiap tahun selalu usulkan penambahan kapasitas, baik melalui APBN maupun APBD. Cuma itu tadi, anggarannya tidak pernah bergerak, stagnan," kata Siswanto menerangkan.
Alokasi anggaran yang diterima BLK Kabupaten Kotabaru dari pemerintah daerah setempat rata-rata sekitar Rp3 miliar per tahun.
Sementara itu, salah seorang peserta seleksi pelatihan kerja di BLK Kabupaten Kotabaru, Ayu, berharap lulus tes sehingga dirinya bisa secepatnya mendapat pekerjaan.
"Di sini pelatihannya tiga bulan saja, kalau kuliah kelamaan nanti kerjanya. Yang kuliah pun banyak juga sekarang menganggur," tuturnya.
Ada lima jurusan keterampilan kerja yang ditawarkan BLK Kabupaten Kotabaru, yakni komputer, menjahit, teknis listrik, teknik las, dan teknik otomotif.
Pewarta: I HanafiEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.