Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menyiapkan 41.430 bibit tanaman pohon untuk masyarakat dalam rangka menyukseskan program gerakan menanam satu miliar pohon.


Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) HST Syaiful Bahri di Barabai, Rabu mengatakan, tanaman tersebut akan diberikan kepada masyarakat mulai Simpang Tiga Kapar Batang Alai Selatan hingga batas dengan Kabupaten Balangan.

Menurut dia, Program Gerakan Menanam Satu Miliar pohon menjadi tema peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia yang setiap tahun diperingati pada tanggal 28 Nopember dan Desember sebagai bulan menanam nasional.

Salah satu upaya mewujudkan program tersebut, kata dia, ditandai dengan peresmian hutan kota baru dengan luas 0,4 hektar di Komplek SMAN 4 Barabai Banua Jingah kecamatan Barabai.

Dipilihnya Kawasan Kompleks SMAN 4 Barabai untuk menyelaraskan pelaksanaan pembangunan daerah  menyukseskan gerakan penanaman satu milyar pohon dengan melibatkan pihak sekolah utamanya para siswa dalam menanamkan kesadaran dan budaya pentingnya menanam pohon.

"Lokasi Hutan Kota di Komplek SMAN 4 Barabai sangat strategis karena berada di tengah perkotaan," katanya.

 Selain itu, tambah dia, juga untuk memenuhi ketentuan tata ruang dan wilayah yang mensyaratkan sebesar 30 persen lahannya diperuntukan untuk kawan hutan kota yang hijau dan terbuka.

Lahan Hutan Kota di Komplek SMAN 4 Barabai seluas 0,4 hektare ditanami dengan 300 tanaman seperti tanaman durian, mangga, meranti, gaharu, trembesi dan rambutan.

Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan dalam sambutan yang disampaikan Bupati HST H Harun Nurasid mengungkapkan Gerakan Penanaman satu Milyar Pohon bertujuan  menambah tutupan lahan pecegahan bahaya banjir dan longsor.

Konservasi keanekaragaman hayati yang terpadu, penyerapan karbon di atmosfir untuk mencegah dampak perubahan iklim dan mendukung usaha nasional pemenuhan ketahanan pangan, ketersediaan energi dan air untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan penanaman pohon pada hari ini, merupakan wujud kebersamaan Pemerintah dengan masyarakat.  Kebersamaan seperti itu perlu terus kita bina dan kembangkan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik," katanya.

Terdapat 5 agenda Ekonomi Khusus yang berkaitan dengan dengan sektor kehutanan, yaitu, peningkatan tambahan daya listrik sebesar 10.000 MW sampai dengan 2015, surplus beras sebesar 10 juta ton mulai 2014, Peningkatan lapangan pekerjaan dengan sasaran jumlah pengangguran di bawah 6 persen pada tahun 2014.

Sedangkan bidang kehutanan diharapkan menyerap tenaga kerja melalui pembangunan HTR, HTI, HD, KBR, HR, dan industri kayu berbasis hutan tanaman.Fat/B.


 




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026