Selasa, 24 Oktober 2017

ASDP Batulicin Segera Operasikan Kapal Feri Bamega

id ASDP
ASDP Batulicin Segera Operasikan Kapal Feri Bamega
Pelabuhan feri Batulicin (Antara / Sujud)
Sehingga terpaksa kapal Feri Bamega itu akan kami operasikan untuk melayani penumpang di pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu-Tanjung Serdang,
Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Manajemen PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, segera mengoperasikan Kapal Feri Bamega untuk melayani penumpang rute Pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang Kotabaru.

"Pengoperasian kapal feri Bamega masih menunggu surat izin operasi dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, dan kami perkirakan H-10 Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah," kata Kepala ASDP Cabang Batulicin, Yudhi Yanuar melalui Manajer Usaha Marsadik, di Batulicin, Jumat.

Ia mengatakan, Feri Bamega sebenarnya untuk melayani penumpang rute Pelabuhan Panjang Kotabaru-Pulau Sebuku, akan tetapi sampai saat ini pihak ASDP juga belum mendapat surat persetujuan hak sewa pelabuhan milik PT Sebuku Iron Leritic Ories (SILO) yang sudah diajukan beberapa bulan lalu.

"Sehingga terpaksa kapal Feri Bamega itu akan kami operasikan untuk melayani penumpang di pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu-Tanjung Serdang, Kotabaru," ujarnya.

Selain surat hak sewa pelabuhan dari PT SILO belum ada, belum dapat dioperasikannya kapal feri sesuai peruntukkanya juga pihak ASDP belum mendapat kesepakatan tarif penumpang dari Bupati Kotabaru.

ASDP selaku manajemen operasianal yang ditunjuk oleh Kementerian Perhubungan untuk mengoperasikan kapal tersebut sangat menyayangkan sampai saat ini belum ada kepastian dari Pemkab Kotabaru dan PT Silo yang mengakibatkan kapal belum bisa dioperasikan.

Sambil menunggu kepastian dari Pemkab Kotabaru pihak ASDP meminta izin kepada dinas Perhubungan Propinsi untuk mengeluarkan izin operasi Kapal Feri Bamega untuk rute Tanjung Serdang Kotanbaru-Batulicin.

"Kami tidak menginginkan ada kesan negatif oleh pemerintah pusat maupun masyarakat, kenapa keberadaan Kapal Fery Bamega tidak segera dioperasikan," ujarnya.

Pihak ASDP juga masih menunggu kepastian harga tarif penumpang serta kepastian pemakain pelabuhan dari PT SILO.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga