Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Penerangan Komando Resort Militer (Kapenrem) 101 Antasari memberikan arahan kepada seluruh wartawan cetak maupun elektronik yang rencananya akan meliput kunjungan Presiden RI Joko Widodo, di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kapenrem 101 Antasari Mayor Iskandar, di Batulicin, Sabtu, mengatakan ada sekitar 140 wartawan yang rencananya akan meliput Presiden, sebelum meliput awak jurnalis harus mendapatkan "Id Cart" atau tanda pengenal dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspamres).

"Setelah memperoleh Id Cart mereka diberi pengarahan dari tim yang tergabungan terkait kode etik jurnalis saat di lapangan," katanya.

Sebanyak 140 wartawan tersebut yang mendapatkan tanda pengenal sekitar 70 wartawan, kemungkinan sebagian ada yang tidak hadir.

Dia berharap, para jurnalis yang bertugas meliput kegiatan Presiden memperhatikan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Paspamres, seperti saat bertugas menjaga sikap, ucapan maupun teriakan yang tidak sepantasnya pada saat berdialog dengan Presiden maupun perjabat negara yang lainnya.

Terkait keamanan dan kelancaran kunjungan Presiden ke Tanah Bumbu merupakan tanggung jawab Korem 101 Antasari, oleh karenanya pihaknya meminta kerjasamanya antara awak media saat bertugas di lapangan.

Manakala nanti di lapangan para awak media tidak mentaati aturan yang sudah ditetapkan maka resikonya akan berkepanjangan.

Kepala Bagian Biro Media Kepresidenan Yudi Wijayanto menambahkan, untuk para awak media sudah diberikan tempat khusus untuk mengambil foto Presiden sehingga saat bertugas tidak perlu lagi merasa khawatir ketinggalan momen.

Sementara itu, tujuan utama Presiden ke Tanah Bumbu yakni menghadiri acara rangkaian HUT Ke 14 Kabupaten Tanah Bumbu dengan malakukan agenda pengenalan budaya maritim di Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, dan selanjutnya penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026