PT (Persero) Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, fokus mengembangkan bandara pada 2012.



"Mulai awal 2012 kami fokus pada pengembangan bandara dengan melengkapi berbagai fasilitas," ujar General Manager PT AP I Bandara Syamsudin Noor, Gerrit Mailenzun, di Banjarbaru, Kamis.

Ia mengatakan, pada tahap awal pengembangan bandara diutamakan perluasan terminal penumpang yang harus segera dibenahi karena sudah tidak mampu lagi menampung calon penumpang seiring pertumbuhan penumpang dan penerbangan.

"Saat ini, kondisi area terminal penumpang kurang layak sehingga harus segera diperluas. Saya sendiri malu sebagai pengelola melihat kondisi terminal seperti itu," ungkapnya.

Menurut dia, perluasan area terminal penumpang, terutama ruang tunggu calon penumpang pesawat, sudah masuk dalam program yang disiapkan awal 2012 menyusul pengembangan fasilitas lain.

"Kapasitas ruang tunggu saat ini sebanyak 300 orang, tetapi jika sudah dikembangkan mampu menampung 900 calon penumpang dan areanya menjadi lebih luas dan nyaman," ujarnya.

Fasilitas lain yang menyusul dikerjakan adalah perluasan areal parkir di depan terminal penumpang yang sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Jika perluasan areal parkir terealisasi maka kapasitasnya lebih besar yakni mampu menampung 300 unit mobil dari sebelumnya hanya 100 unit, termasuk penambahan areal parkir sepeda motor," ujarnya.

Dikatakan, anggaran yang disiapkan untuk pengembangan fasilitas bandara itu mencapai Rp20 miliar dan ditargetkan selesai dalam jangka waktu dua tahun ke depan.

Guna mendukung pengembangan bandara setempat, pihaknya juga memperluasan areal bandara secara keseluruhan sehingga bisa dimanfaatkan maksimal untuk melengkapi fasilitas yang dibutuhkan.

Perluasan areal bandara keseluruhan itu sudah memasuki tahap pembebasan lahan masyarakat yang berada di sekitar bandara dan diberikan ganti rugi sesuai kesepakatan pemilik lahan.

"Kami mempercayakan proses pembebasan lahan dengan cara ganti rugi kepada panitia yang dibentuk Pemkot Banjarbaru. Prosesnya sudah jalan jadi tinggal menunggu hasilnya," katanya./zal/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026