Kepala Kepolisian Resor (Polres) Banjar, Kalimantan Selatan, AKBP Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, pihaknya menyiapkan kotak patroli untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan.
"KotaK patroli itu semacam absensi bagi anggota yang patroli di lapangan sehingga mereka wajib mendatangi kotak-kotak yang telah disiapkan untuk mengisi absen," ujarnya di Martapura, Rabu.
Dijelaskan, kotak patroli dilengkapi dengan buku absensi dan dikunci sehingga setiap petugas yang patroli harus datang untuk mengisi absen sebagai bukti mereka sudah menjalankan tugas.
Keberadaan kotak patroli juga sebagai salah satu cara mengecek pergerakan petugas di lapangan disamping mamastikan adanya petugas yang mendatangi kawasan yang ada kotak patroli tersebut.
"Kehadiran anggota polisi ditengah masyarakat membawa pengaruh terciptanya rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat sehingga keberadaan kotak patroli itu sangat berguna mewujudkan kamtibmas," ungkapnya.
Disisi lain perwira menengah yang belum sebulan bertugas itu mengatakan, situasi dan kondisi di tengah masyarakat dapat terus terpantau karena setiap petugas diwajibkan mendatangi kotak patroli selama 1 x 24 jam.
Ia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 12 kotak patroli yang diletakkan di kawasan strategis maupun titik rawan kejahatan sehingga keberadaan petugas di lokasi itu bisa mengantisipasi tindak kejahatan.
Disebutkan, penempatan kotak patroli diantaranya di kawasan Pondok Pesantren Darussalam Martapura, juga di lingkungan RSUD Ratu Zalecha Martapura, kawasan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) dan titik rawan lain.
"Saat ini baru 12 kotak patroli yang disiapkan, tetapi ke depan akan ditambah lagi sesuai dengan situasi dan kondisi dilapangan sehingga tindak kejahatan bisa dicegah dan diantisipasi," ungkapnya.
Dikatakan, penempatan 12 kotak patroli itu yang tersebar di pusat Kota Martapura itu baru tahap awal dan rencananya diperluas ke seluruh kepolisian sektor di bawah kendali polres setempat.
"Ke depan, seluruh polsek yang berjumlah 16 polsek juga akan ditempatkan kotak patroli sehingga situasi dan kondisi ditengah masyarakat dapat selalu terpantau," katanya./zal/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.