Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan baik dari sisi pendapatan maupun belanja dinilai cukup tinggi.

"Realisasi pendapatan mencapai 84,70 persen sedangkan realisasi belanja 72,39 persen," ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Banjarbaru Thalmi Hasani, di Banjarbaru, Minggu.

Disebutkan, hingga Oktober 2011, pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp435,3 miliar sudah terealisasi Rp368,7 miliar sehingga anggaran yang tersisa Rp66,5 miliar.

Sedangkan belanja, dari target Rp446,7 miliar sudah terealisasi Rp323,4 miliar dengan anggaran tersisa sebesar Rp123,3 miliar.

Untuk belanja langsung yang digunakan untuk membiayai kegiatan fisik terealisasi sebesar Rp124,4 miliar dari target Rp201,6 miliar atau mencapai 61,68 persen dengan sisa anggaran Rp77,2 miliar.

"Realisasi kegiatan fisik sebenarnya sudah mencapai 70 persen tetapi dananya masih belum dicairkan sehingga laporan keuangan masih mencatat realisasi 61,68 persen," ungkapnya.

Belanja tidak langsung dari target Rp245,1 miliar terealisasi sebesar Rp199,0 miliar atau mencapai 81,29 persen dengan sisa anggaran Rp46,1 miliar.

Untuk realisasi belanja modal sebesar Rp41,8 miliar dari target Rp86,8 miliar atau setara 48,16 persen.

Ditambahkan, pihaknya optimis realisasi APBD 2011 bisa terealisasi 100 persen hingga akhir tahun.

"Kami optimis target APBD tercapai hingga akhir tahun," katanya./zal*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026