Pihak Kecamatan juga menyediakan delapan unit motor trail bagi anggota rombongan yang memerlukan evakuasi dan hanya menyediakan 10 orang porter untuk membawakan barang logistik
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Bupati HST H Abdul Latif beserta jajaran pemerintah  bersama-sama naik gunung dalam rangka pembinaan wilayah sangat terpencil .

Beberapa daerah yang dikunjungi antara lain  Balai Adat Mangga Jaya Desa Aing Bantai Kecamatan Batang Alai Timur yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kotabaru.

Keberangkatan di jadwalkan selama 7 hari mulai dari hari jum’at (27/1/2017) pukul 08.00 wita dari Barabai menuju Desa Hinas Kiri selanjutnya berjalan kaki melalui Desa Batu Perahu, Puncak Bukitan, Aing Bantai, Balai Datar Tarap, Sungai Ri’itan dan sampai ke Balai Mangga Jaya diperkirakan hari senin (31/1/2017).

Kabag Pemerintahan Pemkab HST, Wahyudin menyampaikan, setiap balai yang dilalui akan dilakukan pengobatan gratis, perekaman E KTP serta silaturahmi dan pembinaan wilayah dengan melibatkan tenaga medis, Dinas disdukcatpil, kesbangpol, TNI dan POLRI yang terdata sudah 94 orang.

"Pihak Kecamatan juga menyediakan delapan unit motor trail bagi anggota rombongan yang memerlukan evakuasi dan hanya menyediakan 10 orang porter untuk membawakan barang logistik keperluan selama diperjalanan seperti beras, lauk pauk, obat-obatan, dan alat-alat perekaman E KTP,"katanya.

Lebih lanjut dia  mengatakan, perbatasan HST-Kotabaru di anak Desa Aingbantai tersebut belum diselesaikan pemerintah provinsi Kalsel.

Namun, secara fakta, selama ini warga yang tinggal di desa sangat terpencil tersebut administrasinya dilayani oleh Pemkab HST, seperti KTP, Pemilu Presiden dan Wapres, Pemilu Legislatif hingga Pilkada.

Pemkab HST juga telah memberikan bantuan berupa dana membangun balai adat warga setempat. Namun, diakui untuk sekolah warga Mangga Jaya harus ke desa Induk, yaitu Aing Bantai.

"Saat ini warga juga memohon kepada Pemkab HST agar dibangunkan perumahan, melalui program komunitas adat terpencil. Untuk itu, pihak dinas sosial juga diminta Bupati mengikuti kunjungan tersebut agar melihat dan mengetahui langsung kebutuhan masyarakat setempat,"jelas Wahyudi.

Sementara, Bupati HST H Abdul Latif yang dikonfirmasi tentang keikutsertaannya ke desa sangat terpencil tersebut menyatakan akan ke sana, sekalipun berjalan kaki.

"Tidak masalah berjalan kaki, demi bertemu masyarakat di sana," katanya.

Pewarta: M Taufik Rahman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026