Usia dini merupakan generasi emas untuk mengetahui berbagai hal yang terjadi dilingkungannya, sehingga sangat penting artinya anak-anak dikenalkan dengan buku walaupun isinya hanyalah gambar-gambar yang menarik,
Rantau, (Antaranews Kalsel)- Semakin berkembangnya teknologi sejak beberapa tahun terakhir telah membuat minat baca anak-anak menurun drastis karena memilih menonton televisi, bermain game di hp maupun playstation dan lainnya.

Mengantisipasi hal tersebut, Bunda Pendidikan Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tapin, Ratna Ellyani Arifin Arphan, terus berupaya mengkampanyekan untuk mengembalikan minat membaca anak-anak.

Menurut Ratna, membaca harus ditanamkan dan diajarkan kepada anak-anak sejak dini, agar kegemaran tersebut terbawa hingga dewasa nanti.

"Usia dini merupakan generasi emas untuk mengetahui berbagai hal yang terjadi dilingkungannya, sehingga sangat penting artinya anak-anak dikenalkan dengan buku walaupun isinya hanyalah gambar-gambar yang menarik," katanya.

Melalui pengenalan buku sejak dini, diharapkan akan membuat anak-anak akan mencintai buku, yang merupakan sumber pengetahuan," katanya.

Kapala Perpustakaan Kabupaten Tapin Zainal Arifin mengatakan, pihaknya sangat mendukung apa yang sudah dicanangkan bunda PAUD tersebut.

Sehingga pihakanya akan terus menambah koleksi buku-buku khususnya buku cerita keagamaan yang di sukai oleh anak-anak.

"Selain di baca anak-anak, ibu gurunya pun biasanya menggunakan buku saat bercerita di depan anak-anak," ujarnya.

Pewarta: M Husain Asary
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026