Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - DPRD Banjarmasin melakukan kocok ulang susunan keanggotan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) pada masa tugas tahun 2017.


Perombakan keangotaan AKD ini dilaksanakan dalam rapat istimewa penutupan masa sidang tahun 2016 dan pembukan persidangan tahun 2017 di gedung dewan, Rabu.

Menurut Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali, dilakukannya kocok ulang keanggotan AKD itu meliputi semuanya, yakni, di Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), Komisi, Badan Kehormatan (BK) dan Badan Legislasi (Banleg).

Dijelaskan Politisi Golkar itu, mekanisme pemilihan susunan keanggotaan pada AKD yang dilaksanakan setiap awal tahun sebagaimana diamanatkan dalam Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Banjarmasin tersebut.

Setelah itudiusulkan oleh masing-masing fraksi yang dibacakan secara terbuka pada sidang paripurna berlangsung.

Menurut Iwan, sehari sebelumnya,nama-nama yang diajukan seluruh fraksi menempatkan anggotanya pada AKD ini menggelar rapat untuk membicarakan kesepakatan power sharing AKD .

Diputuskan,ungkap Iwan, Ketua Komisi I dr Aulia Ramadhan Supit (F-Partai Golkar), Wakil Ketua Dedy Sopian SE (F-PKB) sedangkan Sekretaris M Natsir (F-PDIP)

Delanjutnya, kata Iwan untuk Ketua Komisi II Awan Subarkah (F-KS), Wakil Ketua Rudiani (F-Partai Golkar), Sekretaris Muhammad Yamin.

Kemudian, Ketua Komisi III Faisal Hariyadi (F-PAN), Wakil Ketua Taufik Husin, S.Sos, Sekretaris Totok Hariyanto, SPd, sedangkan Ketua Komisi IV Sri Nurnangsih SE, Wakil Ketua H Abdul Muis (F-PAN) , Sekretaris Zainal Hakim, ST(F-PKB).

Sementara, sambungnya, jabatan Ketua Badan Legislasi (Banleg) tetap dipegang Noval (Partai Hanura) dan Ketua Badan Kehormatan (BK) tetap dipercayakan kepada Abdul Gais (F-Partai Demokrat).

Iwan menyatakan, penutupan dan pembukaan masa persidangan merupakan kegiatan rutin dalam upaya melakukan evaluasi pelaksa naan tugas dan fungsi dewan.

"Sekaligus sebagai wujud pertanggungjawaban moral kepada masyarakat Banjarmasin," katanya.




Pewarta: Sukarli
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026