Dalam kata sambutannya, dia mengakui peran ibu sangat penting dalam upaya menyejahterakan masyarakat.
Karena itu, Hari Ibu harus dimaknai oleh para ibu sebagai momentum untuk berperan dalam pembangunan di Kabupaten Banjar.
"Semoga peringatan hari ibu dapat mendorong kaum perempuan untuk dapat lebih berkarya lagi bagi keluarga, bangsa dan negara serta mampu berperan dalam membangun Kabupaten Banjar ini," kata Bupati Banjar.
H. Khalilurrahman juga mengulas tiga pilar yang menjadi fokus terkait perempuan.
Ketiganya adalah akhiri kekerasan perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri ketidakadilan akses pada sumber daya ekonomi bagi perempuan.
"Masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk melindungi, melayani dan meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan," tegasnya.
Peringatan Hari Ibu tahun 2016 ini pada dasarnya memiliki pesan bahwa peran perempuan dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara menuju pembangunan nasional perlu ditingkatkan kembali.
"Kesetaraan tersebut harus tercermin dalam partisipasi perempuan mengisi pembangunan di berbagai bidang.
Kaum perempuan harus ikut terlibat berperan secara nyata dalam sebuah proses pembangunan," kata Bupati Banjar.
Kemudian, Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, Hj Raudhatul Wardiyah menambahkan, banyak potensi, bakat, kemampuan, keterampilan, semangat dan idealisme dari kaum perempuan yang hendaknya diarahkan untuk mencapai kemajuan bangsa.
Pada acara yang bertemakan yang mengambil tema "Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang" juga diumumkan pemenang lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meramaikan peringatan Hari Ibu yaitu Lomba Merias Meja, Pemotongan Tumpeng, dan Lomba Fashion Showroom berbahan air guci.(Tohal/Risna/Fatimah/ Nelly/Farida/f)
Pewarta: Yose RizalEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.