Namun secara khusus Pansus mempelajari keberadaan Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan - Bilingual Boarding School di `kota kembang` Badung guna peningkatan SMA Banua Kalsel - Bilingual Boarding School,
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Anggota DPRD Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Panitia Khusus Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan di provinsi tersebut mempelajari pendidikan di Provinsi Jawa Barat, Senin.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kalimantan Selatan (Kalsel) Iskandar Zulkarnain mengemukakan hal itu, sebelum berangkat studi komparasi pendidikan di Jawa Barat (Jabar).

"Namun secara khusus Pansus mempelajari keberadaan Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan - Bilingual Boarding School di `kota kembang` Badung guna peningkatan SMA Banua Kalsel - Bilingual Boarding School," ujarnya.

Oleh sebab itu, Pansus akan mempelajari secara mendalam dan lebik seksama terhadap SMA-Bilingual Boarding School di ibu kota Jabar yang juga berjuluk "berhiber" yaitu singkatan dari bersih, hijau dan berbunga tersebut.

"Pansus secara khusus pula mempelajari persyaratan masuk serta tindak lanjut dari `out put` keluaran sekolah unggulan tersebut," lanjut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjawab Antara Kalsel.

Ia berharap, dari hasil studi komparasi serta keberadaan Perda penyelenggaraan pendidikan di Kalsel seluruh atau 13 kabupaten/kota di provinsi ini bakal memiliki sekolah unggulan sebagai salah satu upaya pembekalan agar generasi mendatang lebih berkualitas.

"Upaya mewujudkan generasi muda mendatang yang lebih berkualitas itu perlu, karena mereka sebagai pewaris atau pelanjut perjuangan cita-cita bangsa," lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu (Tanbu).

Sebelumnya atau dua pekan lalu, Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kalsel mendatangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta.

"Kunjungan ke Kemendikbud tersebut, selain meminta masukan dalam pembahasan Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kalsel, dan sekaligus menanyakan alokasi anggaran bidang pendidikan tahun mendatang, terutama yang menjadi jatah provinsi kitan" demikian Iskandar.

Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan tersebut merupakan inisiatif DPRD Kalsel atas usul Kominisi IV bidang kesra lembaga legislatif tingkat provinsi itu yang juga membidangi pendidikan.


Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026