Hasil tambang batu bara hingga saat ini masih menjadi produk unggulan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan sebagai matadagangan ekspor.

Kepala Dinas Perdagangan Penanaman Modal dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kotabaru, H Zainal Arifin MAP, didampingi Kabid Perdagangan Hj Ratnawati, Jumat, mengatakan, hingga saat ini batubara masih menjadi produk unggulan untuk ekspor.

Realisasi ekspor batu bara pada September 2011 mencapai 4,67 juta metrik ton dengan nilai sekitar 340 juta dolar AS.

Ekspor batu bara periode September lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 4,1 juta metrik ton dengan perolehan devisa 291 juta dolar AS.

Negara terbesar pengekspor batu bara asal Kotabaru periode September yakni China sebesar 1,67 juta mt, dengan nilai ekspor 98 juta dolar AS.

Menyusul pasaran India, sebesar 1,27 juta metrik ton dengan nilai 66 juta dolar AS, ketiga, Taiwan sebesar 362 ribu metrik ton seharga  41 juta dolar AS, Jepang sebesar 457 ribu metrik ton dengan nilai 56 juta dolar AS.Penyerap kelima, Korea sebesar 341 ribu metrik ton dengan nilai ekspor sebesar 26 juta dolar AS dan keenam, Pilipina sebesar 309 ribu metrik ton dengan nilai 28 juta dolar AS.

Ketujuh, malaysia sebesar 150 ribu metrik ton dengan nilai ekspor sebesar 14 juta dolar AS, dan kedelapan Hongkong sebesar 68 ribu metrik ton dengan nilai 7.000 dolar AS.

Terakhir, negara Thailand dengan volume ekspor sebesar 33 ribu metrik ton dengan nilai ekspor sebesar 1,1 juta dolar AS./C


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026