Untuk saat ini kami masih melakukan penanganan dan terus berkomunikasi dan memantau dengan Pihak Balakar agar kita dapat mendeteksi sedini mungkin dan memberikan bantuan jika nanti ada korban ataupun kondisi air terus meluap,
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Banjir kembali melanda kabupaten HST setelah hujan deras semalaman suntuk pada Senin (21/11) hingga Selasa (22/11) pukul 09.00 wita.

Hujan yang mengguyur seluruh wilayah HST tersebut, menyebabkan sejumlah permukiman penduduk kota Barabai yang berada dibantaran Sungai Benawa terendam banjir.

Kediaman Bupati Hulu Sungai Tengah di Jalan Perwira juga tak luput dari luapan. Bahkan jalan masuk ke pos jaga  mulai terendam dan mulai mencapai halaman rumah dinas.

Air juga mulai memasuki jalan masuk Ke gedung DPRD HST yang berada dekat sungai tersebut. Namun belum sampai menyentuh halaman.

Sedangkan lapangan Dwi Warna sudah bak lautan di tengah kota. Sementara di jalan pasar III dan II Barabai, air mencapai lutut orang dewasa, membuat beberapa toko pilih tutup.

Akses jalan yang terendam lainnya, seperti Brigjen H Hasan Basri, Bukat, Kamasan, Jalan Sarigading, jalan Ganesya, jalan P HM Noor serta jalan provinsi di desa Pajukungan. Beberapa sekolahpun terpaksa memulangkan muridnya lebih awal seperti SMAN 1 Barabai, SMPN1, SMPN 2 dan SMPN 3 Barabai.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) HST, Ali Fahmi, di Kecamatan Haruyan ada dua desa yang menjadi titik longsor, yaitu desa Mu’ui dan Sungai Harang. Desa-desa yang berada di bantaran sungai juga ikut kebanjiran seperti Batang Alai Selatan dan Batang Alai Utara.

"Untuk saat ini kami masih melakukan penanganan dan terus berkomunikasi dan memantau dengan Pihak Balakar agar kita dapat mendeteksi sedini mungkin dan memberikan bantuan jika nanti ada korban ataupun kondisi air terus meluap," katanya.

Pewarta: M Taufik Rahman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026