Arema menang tipis 1-0 atas Barito Putera lewat gol yang disarangkan Hamka Hamzah pada menit ke-72 memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil tendangan bola mati di luar kotak 16.
Barito Putera yang ketinggalan tersebut mencoba melakukan serangan-serangan ke area Arema lewat penyerangnya Luis Junior, kemudian dimasukkan juga Yongki Aribowo dan Agi Pratama.
Pelatih Barito Putera Yunan Hilmi menyatakan, anak asuhnya sudah sangat maksimal melakukan serangan untuk menyamakan kedudukan, namun rapatnya barisan pertahanan Arema dan cemerlangnya Achmad Kurniawan di bawah mistar gawang membuatnya tidak menemui hasil.
Dia merasa, Barito Putera bisa membuat permainan Arema kurang berkembang, tapi adanya celah dan kesalahan sedikit dari pemain belakangnya bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Kalau saya merasa, harusnya berakhir imbang, sebab tim kita bisa mengimbangi permainan bahkan bisa lebih," tutur Yunan.
Dia mengakui cukup kecewa dengan kepemimpinan wasit kali ini, sebab sangat agresif memberikan sanksi pelanggaran bagi pemain Barito Putera.
Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija menyatakan apresiasi kepada timnya yang bisa mencuri tiga poin di kandang Barito Putera ini, hingga mengokohkan klubnya di puncak klasemen.
Menurut dia, timnya yang sudah melakoni 29 kali permainan di liga TSC dengan nilai 55 poin total menang dengan tuan rumah Barito Putera ini mendapatkan perlawanan sangat ketat.
"Saya sangat puas dengan hasil pertandingan ini, saya rasa pertandingan sudah berjalan adil," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Barito Putera masih berada di klasemen paling bawah atau 18 dari 29 kali permainan, baru mengumpulkan 24 poin.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.