Kepolisian Resort Kota Banjarmasin menggelar operasi penyakit masyarakat secara rutin untuk mencegah adanya peningkatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.


Kepala Bagian Operasional Polresta Banjarmasin, Kompol Wahid Kurniawan SH Sik di Banjarmasin, Kamis mengatakan, bahwa dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) itu dilakukan secara gabungan seluruh satuan dikerahkan dalam operasi tersebut.

Operasi pekat yang dilakukan pihak Polresta Banjarmasin itu sekitar pukul 21.30 wita diawali dengan apel pasukan saat ingin menggelar operasi tersebut.

Selanjutnya, dalam operasi rutin itu seluruh polsek dan satuan yang ada di jajaran Polresta Banjarmasin diperintahkan untuk menyisir bagian kawasan yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminal di masyarakat.

"Kita gelar operasi pekat rutin ini untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Banjarmasin dengan melakukan penyisiran terhadap kawasan yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal dimasyarakat," ucap pria berbadan tegap itu.

Selanjutnya, ucap Wahid, bahwa dalam operasi itu sasaran utamanya adalah kendaraan bermotor karena saat ini di wilayah hukum Polresta Banjarmasin sedang adanya peningkatan tindak kriminal berupa pencurian sepeda motor (Curanmor).

Selain sasaran utama kasus pencurian sepeda motor, sasaran lainnya juga dilakukan seperti kepemilikan senjata tajam, premanisme, serta minuman keras yang kedapatan melakukan penjualan tanpa izin jual, lanjutnya.

"Kriminalitas yang meningkat saat ini adalah pencurian sepeda motor sehingga pada operasi rutin kali ini sasaran utama kita melakukan razia terhadap kendaraan yang dicurigai sebagai hasil dari tindak kriminal," terangnya.

Pria berpangkat Kompol itu terus menambahkan, bahwa operasi rutin tersebut akan dilaksanakan selama lebih kurang tiga hari agar tindak kriminal di wilayah hukum Polresta Banjarmasin terus mengalami penurunan terutama terhadap pencurian sepeda motor.

"Selain kita yang berperan aktif melakukan operasi ini, pihak masyarakat juga diminta untuk bisa sadar hukum dan selalu membantu pihak kepolisian dengan cara melaporkan langsung setiap kejadian yang ada diwilayahnya," imbau Wahid.

Sementara itu Kepala kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Utara, Kompol Budhi Santoso juga menambahkan, bahwa saat ini pelaku pencurian sepeda motor kebanyakan para pelakunya pemain baru dan terkesan masih dibawah umur.

"Pelaku pencurian sepeda motor kebanyakan anak dibawah umur dan terlihat mereka adalah pemain baru dalam dunia kriminalitas terkait pencurian sepeda motor, contohnya baru-baru ini pihak Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin berhasil membekuk pelaku curanmor dengan status murid kelas enam sekolah dasar," ucapnya.gun/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026