Apalagi pada Desember kedepan HST tuan rumah MTQ Provinsi, kita tidak ingin tamu-tamu kita kena DBD gara-gara tinggal di daerah kitaBarabai, (Antaranews Kalsel) - Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Abdul LAtif dan H A Chairansyah menyosialisasikan APB Desa serta program-program pembangunan desa yang dilakukan pada 2016-2017.
Sosialisasi sekaligus silaturahmi dengan ribuan masyarakat yang terdiri dari seluruh Kepala Sekolah baik di bawah naungan Dinas Pendidikan maupan Kemenag , Kepala Puskesmas, dan Pembakal serta sekdes se Kabupaten HST, di Aula Gedung Murakata, senin (10/10).
Plt Sekreataris Daerah Abu Yazid Bustami menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka silaturahmi serta sosialisasi Kebijakan APBDes yang langsung dibawakan oleh Bupati, sosialisasi penyakit Demam Berdarah (DBD) dari dinas Kesehatan dan sosialisasi tentang sidang isbat pernikahan oleh Kepala Pengadilan Agama HST.
Menurut Bupati, sosialisasi APBDes ini dilakukan, karena masih banyak desa yang dalam penyerapan dana desa tidak sampai 50 persen.
"Untuk itu, bagi kepala desa yang belum menyelesaikan laporan keuangan desanya maka tidak akan mendapatkan izin study banding ke luar daerah," katanya.
Terkait penyakit demam berdarah, tambah Bupati, diharapkan puskesmas dan kepala sekolah untuk senantiasa mengajak masyarakat dan murid-muridnya untuk membersihkan lingkungan dan selokan yang menjadi sarang nyamuk.
"Apalagi pada Desember kedepan HST tuan rumah MTQ Provinsi, kita tidak ingin tamu-tamu kita kena DBD gara-gara tinggal di daerah kita" katanya.
Latif juga mengimbau para kepala desa mendata warganya yang nikah di bawah tangan namun sesuai dengan ketentuan agama, agar dapat diurus di kantor pengadilan agama untuk di sidang isbatkan yang selanjutnya bisa memiliki buku nikah yang sah.
"Untuk warga kita yang benar-benar tidak mampu, biayanya akan kami gratiskan," katanya.
Pewarta: M Taufik RahmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.