Memang benar apa yang disampaikan adik mahasiswa kita tadi, daya saing Indonesia belum terlalu kuat karena ketersediaan infrastruktur yang belum memadai,Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Mochammad Basuki Hadimoljono mengapresiasi keperdulian mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin dalam pembangunan.
Basuki menyatakan itu saat menjadi narasumber kegiatan seminar nasional bertema "Kesiapan infrastruktur Indonesia dalam persaingan MEA" di Aula ULM Banjarmasin di Jalan Brigjen Hasan Basri, Kayu Tangi, Rabu.
Menurut Basuki, Indonesia tidak perlu takut menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) itu sebab merupakan negara besar yang disegani dengan kekayaan alam.
Namun kita tetap harus waspada dan terus berupaya meningkatkan daya saing, terutama dibidang infrastruktur karena masih banyak yang perlu dibenahi.
"Memang benar apa yang disampaikan adik mahasiswa kita tadi, daya saing Indonesia belum terlalu kuat karena ketersediaan infrastruktur yang belum memadai," katanya.
Makanya, tambah dia, kini pemerintah terus berupaya fokus untuk meningkatkan daya saing infrastruktur.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Banjarmasin Dr. H. M. Riza Firdaus menyatakan, daerahnya perlu banyak perhatian pemerintah pusat untuk peningkatan pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan dan perairan.
Menurut dia, kedatangan Menpupera ini untuk berdiskusi menjadikan terang pembangunan di daerah ini, baik segi pembangunan irigasi untuk sektor pertanian maupun infrastruktur jalan dan jembatan untuk penghubung antar kabupaten/kota.
"Kita pun di fakultas akan berupaya mencetak ilmuan-ilmuan yang bisa memajukan pembangunan infrasteuktur negara ini, ini kometmen kita," ujarnya.
Pewarta: sukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.