Presiden Jokowi sempat menegur soal makin sepinya gaung KB karena itu kita perlu menggiatkan program KB melalui program Kampung KB di tiap kecamatan,
Tanjung (Antaranews Kalsel ) - Inspektur Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Mieke Selvi mengatakan, saat ini baru 50 persen daerah yang sudah membentuk Kampung KB dalam rangka meningkatkan kepesertaan Keluarga Berencana (KB).


Hal ini disampaikan Mieke pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke-23 dan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa.

"Presiden Jokowi sempat menegur soal makin sepinya gaung KB karena itu kita perlu menggiatkan program KB melalui program Kampung KB di tiap kecamatan," kata Mieke.

Dalam peringatan Harganas ke-23 dan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Kalsel ini dihadiri Ketua Umum TP PKK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah dan Wakil Ketua 1 TP PKK Kalsel Rosdiawati Rudy Resnawan.

Termasuk Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong Syarifah Syifa serta undangan dari 13 Kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah mengatakan melalui peringatan Harganas ini diharapkan bisa membangkitkan kembali program KB di Kalimantan Selatan.

Harganas Ke-23 ini mengangkat tema Hari Keluarga Nasional merupakan momentum upaya membangun karakter bangsa mewujudkan Indonesia sejahtera bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat Kalimantan Selatan untuk bersama-sama mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

Selanjutnya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan kegiatan Harganas ke-23 ini sebagai wujud untuk meningkatkan motivasi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Lingkungan sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter keluarga dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas," jelas Sahbirin.***3***

(T.KR-HLN/B/H005/H005) 27-09-2016 16:05:12


Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026