Menurutnya, untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas perlu adanya pemahaman sekaligus menyamakan persepsi tentang bagaimana memaksimalkan peran masing-masing, sehingga terbangun kemitraan dan sinergitas dalam upaya mendukung tumbuh kembang fisik dan mental anak.
“Kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Batola, saya juga berpesan agar belajarlah lebih giat dan rajin. Belajar tidak hanya terbatas pada apa yang diajarkan di sekolah, namun dilengkapi keterampilan dan keahlian lain, sesuai dengan hobi atau kegiatan positif,†ujar Asisten Pemerin
tahan dan Kesra Setdakab Batola Jamidin Praja,di Marabahan, Rabu (21/9).
Tak hanya itu, Bupati juga meminta kepada anak-anak di Kabupaten Batola untuk terus menggali dan mengasah semua potensi yang dimiliki, dan menghindari perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
“Pesan saya selanjutnya untuk anak-anak di Batola sedapat mungkin menghidari perbuatan negatif seperti perkelahian, kebut-kebutan di jalan raya, minum-minuman keras, pergaulan bebas dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang,†ucapnya.
Karena itu semua, ucap dia, sudah dapat dipastikan akan merusak dan menghancurkan masa depan kalian yang masih panjang,†ungkapnya pada saat membuka Temu Forum Anak Daerah Kabupaten Batola tahun 2016, di aula SKB Marabahan, Rabu (21/9).
Terpisah, Ketua Panitia Kegiatan Sri Wahinda dalam laporannya mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut diantaranya, untuk meningkatkan kapasitas anak-anak di bidang nasionalisme kebhiniekaan dan persaudaraan.
Selain itu, menurut dia, kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman pada anak-anak untuk mengikuti pertemuan tingkat daerah, memfasilitasi perwakilan anak-anak dari 17 kecamatan untuk bertemu dalam satu forum untuk membangun jaringan persaudaraan.
“Acara ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2016 di Kabupaten Batola,†terangnya.
Kegiatan temu forum anak daerah Kabupaten Batola tahun 2016 ini, sebut dia, dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 21 sampai 22 September 2016.
“Peserta berasal dari siswa SLTP dan SLTA di se- Batola, anggota Forum Anak Daerah Kabupaten Barito Kuala dan perwakilan dari kecamatan berjumlah 50 orang,†pungkasnya.
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.