Musyawarah Cabang VII PPM Batola berlangsung di Hotel Prima Marabahan, dihadiri Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) M Anthony, Pinda PPM Kalsel Fatimah Adam beserta para pengurus, Pincab Batola lama H Mahali, Pincab PPM HST dan HSU, para Forkopinda dan para pimpinan SKPD.
Sebelumnya saat membuka kegiatan, Bupati Batola H Hasanuddin Murad melalui Asisten Ekobang M Anthony mengharapkan, Muscab PPM VII Batola menjadi sarana lebih meningkatkan hubungan silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar peserta Muscab.
Selain itu, menurut dia, mampu menjadi media untuk menampung sekaligus mewujudkan berbagai aspirasi dan harapan seluruh peserta dalam mendorong dan memacu peningkataan kinerja organisasi terutama dalam upaya peningkatan peranan kaum muda dalam mendukung gerak langkah pembangunan di daerah.
Disebutkan bupati, PPM merupakan organisasi kemasyarakatan pemuda yang bersifat kekeluargaan dan merupakan wadah berhimpun bagi putra putri Veteran Republik Indonesia beserta keterunannya yang memiliki hubungan kesejarahan, aspirasi dan koordinasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI/Polri.
Oleh karenanya, bupati berharap, keberadaan organisasi PPM Batola hendaknya selain sebagai salah satu organisasi yang mewadahi generasi muda.
Dia berharap, setiap gerak langkah organisasi mencerminkan bentuk kepedulian generasi muda yang di daerah untuk ikut menjaga ideologi, rasa nasionalisme, keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa dengan dilandasi pemahaman, tekad serta semangat pengabdian untuk melindungi dan menjaga keutuhan NKRI.
Sementara Pimpinan Daerah PPM Kalsel Fatimah Adam mengatakan, PPM merupakan wadah generasi muda berorganisasi dalam menyusun program maupun kegiatan yang bersifat positif baik terhadap anggota maupun masyarakat.
Sementara, Ketua PPM Batola lama H Mahali berharap kepada penggati agara lebih aktif dan produktif dalam memajukan organisasi. Ia menyarankan, program yang dibuat dan disusun tidak perlu muluk yang penting bisa direalisasikan dan berpihak kepada kesejahteraan rakyat.
Kepada ketua terpilih, dia menyarankan, untuk dapat menjadikan organisasi ini sebagai tempat berkumpul dan bermusyawarah dalam menyusun kegiatan yang bermanfaat dan dirasakan keberadaannya oleh masyarakat.
“Sebagai pemimpin harus sadar terhadap tugas dan peran serta rela meluangkan tenaga, pikiran dan waktu untuk kemajuan organisasi,†katanya.
Pewarta: AriantoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.