“Agar lebih berdaya, ASN BPMPD Batola harus melengkapi diri kemampuan dan keahlian,†ujar Setdakab Batola H Supriyono, pada Safari Apel di BPMPD Batola, Rabu (7/9).
Menurut dia, kemampuan dimaksudkan itu ada bersifat umum dan ada yang khusus.
Apel dihadiri Kepala BPMPD Batola Dahlan, Kabag Humpro Akhmad Rusyadi, dan ASN Bagian Organisasi Setda Batola tersebut, mantan Kepala Bappeda Batola mengimbau, untuk memberdayakan ASN BPMPD Batola bisa memperbanyak referensi dengan membeli buku-buku atau melalui asah, asih dan asuh.
Atau, lanjut dia, bisa dengan memupuk komunikasi secara intern, atau melalui pelatihan-pelatihan seperti in house training.
“Jangan sampai pemberdaya masyarakat justru tidak berdaya,†ucapnya.
Mantab Kepala Dishutbun Batola itu mengakui, selama dua tahun ini kinerja BPMPD Batola luar biasa, karena menunjukan kinerja yang baik seperti, Pilkades serentak dan perekrutan perangkat desa melalui sistem CAT.
Terkait dengan kunjungan Safari Apel di BPMPD, dia mengatakan, dalam upaya menggalakan pelaksanaan apel pagi dan apel pulang bagi seluruh SKPD lingkup Pemkab Batola merupakan salah satu kewajiban ASN.
Supriyono mengatakan, sesuai ketentuan jam kerja ASN seharinya delapan jam atau minimal 37 jam per minggu.
Dari perhitungan tersebut, rinci dia, maka jam masuk ASN dimulai pukul 07.30 Wita – pukul 16.00 Wita, termasuk setengah jam istirahat.
Supriyono mengutarakan, jika jam kerja delapan jam per hari benar-benar diterapkan, diyakini pekerjaan tidak sampai menumpuk dan laporan keuangan serta aset pada 31 Desember 2016 sudah rampung.
“Dari perhitungan itu pula makanya kita menetapkan tidak ada lagi lembur bagi pegawai dalam melaksanakan pekerjaan,†tegasnya.
Pewarta: AriantoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.