Hal itu menjadi kebanggan pria yang akrab disapa Fariz karena mengetahui dirinya merupakan peserta termuda se Kalsel yang masuk dalam kegiatan tersebut.
Selain membawa misi memperjuangkan aspirasi anak-anak Kalsel khusunya anak-anak Bumi Ijejela, di forum anak tingkat nasional Fariz juga dinobatkan sebagai satu-satunya peserta perwakilan Kalsel yang lolos masuk dalam kegiatan paduan suara.
Saat ditemui, anak kedua dari pasangan Ir Zulkipli Yadi Noor dan Ir Herwina Rezeki mengaku, sangat senang bisa bergabung dalam kegiatan Forum Anak Nasional karena dapat membawa aspirasi kawan-kawannya ketika nasional.
Dikatakan remaja yang memiliki segudang pretasi ini, saat ini perhatian Pemkab Batola terhadap anak di Bumi Ijejela sudah cukup baik.
Namun, bebernya, alangkah lebih baiknya lagi bila perhatian yang diberikan tersebut lebih difokuskan sehingga anak-anak di Batola merasa benar-benar terayomi.
“Perhatian pemkab batola memang sudah cukup. Tapi masih ada yang harus dilengkapi, seperti pemenuhan sarana Fasilitas Umum untuk bermain anak dan sarana olahraga,†ucapnya.
Dia berharap, Pemkab Batola lebih memfokuskan perhatiannya terhadap hak dan perlindungan, serta perberdayaan anak.
“Mungkin hal itu bisa dilakukan Pemkab Batola dengan lebih banyak melakukan kerja sama dengan Forum Anak Daerah Kabupaten Batola dan Forum Anak Tingkat Provinsi Kalsel, sehingga hak anak-anak di Batola benar-benar bisa dipenuhi,†harapnya.
Prestasi diraih Fariz sudah terlihat sejak dia duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, lelaki murah senyum ini berhasil mendapat peringakt pertama dalam UN tingkat Kecamatan Marabahan, kemudian peringakat pertama UAS SDN Marabahan I, dan Peringkat keempat UN tingkat SD se Kabupaten Batola.
Untuk prestasi diluar kegiatan sekolah yang berhasil diraihnya diantaranya, juara ketiga lomba pidato Bahasa Arab tingkat Madrasyah Tsanawiyah se kabupaten Batola, juara pertama pembacaan puisi tingkat MTsN Marabahan dan juara pertama pembacaan sari tilawah Al quran tingkat MTsN Marabahan.
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.