Kita sangat berharap besar kemajuan Bumi Tuntung Pandang kedepannya,Pelaihari, (Antaranews Kalsel) - Tim Pengerak PKK Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan melakukan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, dan mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Tala, Jumat (5/8).
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Tanah Laut Ary Suryandini Bambang Alamsyah itu untuk Ketua Pengurus Tim Penggerak PKK di 6 kecamatan yaitu Bajuin, Batu Ampar, Bumi Makmur, Jorong, Panyipatan, dan Takisung.
Ketua TP PKK Tanah Laut Ary Suryandini Bambang Alamsyah mengatakan, pengurus yang telah dilantik agar lebih aktif terhadap pengelolaan kegiatan PKK dan lebih menggiatkan lagi organisasi kewanitaan di wilayahnya masing-masing.
Dia berharap, koordinasi sangat perlu dilakukan, baik dengan masyarakat atau dengan TP PKK Kabupaten, karena hal itu meningkatkan kinerja.
Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh bunda PAUD yang baru dikukuhkan.
Terpisah, Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah mengatakan, saat ini Kabupaten Tanah Laut tengah mempersiapkan generasi penerus pembangunan menjadi generasi emas.
"Kita sangat berharap besar kemajuan Bumi Tuntung Pandang kedepannya," tegasnya.
Ia menegaskan, kemajuan Tanah Laut menjadi tanggung jawab semua pihak, khususnya para orangtua dan terlebih para ibu akan sangat berperan penting dalam membentuk keperibadian sang anak.
Lebih lanjut dia meminta, kepada Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik ini agar turun langsung ke sekolah-sekolah, dan bukan hanya dilihat, didengar akan tetapi hendaknya juga memberikan motivasi kepada mereka agar memiliki keperibadian dan mental yang baik.
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah, Ketua TP PKK Tanah Laut Ary Suryandini Bambang Alamsyah, Ketua 1 TP PKK Tanah Laut, perwakilan Organisasi Wanita Tanah Laut, para Camat, serta tamu undangan lainnya.
Pewarta: AriantoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.