Jumlah produksi padi di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, hingga periode Agustus 2011, tercatat mengalami peningkatan dibandingkan total produksi selama 2010.
Menurut Kepala Bidang Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Peternakan dan Perikanan (PTPHPP) setempat, Haryono, di Paringin, Ibu Kota Balangan, Rabu, peningkatan itu sebagai salah satu indikasi keberhasilan program pertanian yang dijalankan.
"Selain faktor cuaca yang mendukung, program-program pertanian yang kami jalankan berhasil sehingga berimbas langsung pada peningkatan produksi padi," ujarnya.
Pada 2010, hingga akhir Desember tercatat produksi padi sebanyak 105.404,56 ton untuk padi sawah di kawasan tadah hujan, irigasi dan lahan lebak, sedang di daerah tinggi atau padi ladang, tercatat sebanyak 19.555,06 ton.
Peningkatan produksi ujarnya, terjadi pada padi yang ditanam di semua kawasan, baik itu tadah hujan, irigasi, lebak maupun di daerah tinggi atau padi ladang.
"Pada 2011 ini, hingga akhir Agustus lalu saja produksi padi tadah hujan, irigasi dan lahan lebak saja sudah tercatat sebanyak 133.446,90 ton," katanya.
Sementara produksi padi lahan tinggi atau padi ladang, juga mengalami peningkatan dengan jumlah produksi sebanyak 22.926,46 ton.
Ia menambahkan, selama 2011 ini memang dilakukan berbagai upaya peningkatan produktivitas padi mengingat pada 2010 lalu cuaca sangat ekstrim sehingga mengakibatkan petani di lahan lebak sebagian gagal tanam.
"Salah satu langkah upaya peningkatan yang telah dilakukan adalah penggunaan varietas unggul oleh petani seperti Ciherang, Nikongga dan Batang Pariaman yang berumur pendek dengan hasil lebih banyak," tambahnya.
Juga dilakukan sosialisasi dan pelatihan kepada kelompok tani yang dalam hal penggunaan pupuk yang berimbang sehingga proses pemupukan yang dilakukan berhasil secara maksimal.
Sejak awal musim tanam, Petugas Penyuluh Lapangan juga giat melakukan pemantauan terhadap perkembangan padi yang dilakukan setiap satu minggu sekali dan pengamanan tanaman dari hama pengganggu.
Saat ini, petani di kawasan lebak belum seluruhnya selesai melakukan panen sehingga diyakini tingkat produksi padi pada 2011 ini akan terus bertambah, demikian Haryono.adi/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.