Festival Budaya Pasar Terapung 2010 yang digelar di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan terkesan menghadirkan nuansa masyarakat Suku Banjar.
        
Kesan tersebut dapat dirasakan para pengunjung saat menyaksikan selama kegiatan Festival Budaya Pasar Terapung 2010, ungkap Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan di Banjarmasin, Sabtu.
        
Dengan diselenggarakannya festival tersebut maka dapat lebih  melestarikan kembali budaya masyarakat Suku Banjar yang biasa dilakukan tempo dulu.
        
Berbagai kesenian serta atraksi adat Banjar yang hidup di Bumi Antasari Kalsel turut ditampilkan dalam Festival Budaya Pasar Terapung 2010.
        
Dalam festival itu ditampilkan berbagai seni diantaranya Festival Pasar Terapung, Festival Perahu Sambung Naga, aneka kerajinan dari berbagai daerah di Kalsel serta berbagai tarian.
        
Selain sebagai agenda tahunan Pemprov Kalsel, festival juga dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah yaitu "Visit Indonesia".
        
Menarik minat banyak wisatawan menjadi salah satu tujuan utama diselenggarakannya festival, kata orang nomor dua di jajaran Pemprov Kalsel itu.
        
Sementara pada kesempatan terpisah salah seorang turis asing asal Belanda Thomas mengaku tertarik terhadap kebudayaan budaya Suku Banjar yang ada di Kalsel.
        
Thomas bersama Ellen sengaja datang ke Kalsel untuk melihat Festival Budaya Pasar Terapung 2010 yang unik dan syarat dengan unsur budaya masyarakat.
        
"Jika festival itu merupakan agenda tahunan maka kami akan senang dan bersedia untuk datang kembali ke Kota Banjarmasin," katanya.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026