Kami sudah meminta Bulog untuk menyiapkan daging sebanyak satu ton yang akan dijual di pasar murah,Banjarbaru, (AntaranewsKalsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyiapkan satu ton daging murah yang dijual di pasar murah seharga Rp80 ribu per kilogram.
"Kami sudah meminta Bulog untuk menyiapkan daging sebanyak satu ton yang akan dijual di pasar murah," ujar Kadisperindag Banjarbaru Rahmah Khairita di Kota Banjarbaru, Minggu.
Ia mengatakan, daging beku yang berasal dari Australia dijual seharga Rp80 ribu per kilogram dan diharapkan bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan daging yang makin mahal.
Disebutkan, harga daging sapi segar di sejumlah pasar di Banjarbaru mencapai Rp130 ribu per kilogram dan harganya jauh lebih mahal dibanding sapi beku Australia tersebut.
"Saya sudah memasak dagingnya dan rasanya empuk, tidak ada beda dengan daging segar yang dijual dipasaran sehingga masyarakat tidak perlu takut membelinya," ucap dia.
Menurut dia, daging beku itu akan dijual di pasar murah Ramadan yang dilaksanakan pada lima kecamatan dimulai di Kantor Disperindag sejak 13-18 Juni 2016.
Rencananya, daging murah yang sudah ditimbang per satu kilogram itu dijual di pasar murah Ramadan pada tiga kecamatan lain yang jadwalnya dilaksanakan berbeda.
"Kami masih melihat animo dari masyarakat dulu mengenai berapa banyak daging murah. Jika permintaan banyak, bisa saja ditambah lebih dari satu ton," ujarnya.
Dikatakan, selain menjual daging beku yang dipasok Bulog Kalsel, pasar murah Ramadan juga akan menjual beberapa barang kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak goreng.
Kemudian beras dari Vietnam dan Thailand yang harganya lebih murah dibanding beras lokal yang mencapai lebih dari Rp12 ribu per liter termasuk beras pulen dari Pulau Jawa.
"Harga gula pasir dijual Rp12 ribu per kilogram dibawah harga pasaran sebesar Rp16 ribu, dan beras yang dikemas per 5 kilogram dijual Rp7.900 per kilogram," katanya
Ditambahkan, pihaknya juga sudah meminta toko modern menyiapkan paket sembako murah sehingga bisa dibeli masyarakat dengan harga yang lebih murah.
"Kami tidak membatasi pembelian tetapi diharapkan pembelinya adalah masyarakat berpenghasilan rendah sesuai tujuan pasar murah yakni membantu masyarakat yang kurang mampu," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.