DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pertahanan Wilayah Pendidikan Reguler XXXVIII Sekolah Staf dan Komando (SESKO) Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2011 di Banjarmasin, Selasa.

Rombongan yang dipimpin Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI, Laksama Madia Mochammad Jurianto itu diterima Ketua DPRD Kalsel, Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah beserta sejumlah unsur pimpinan, pimpinan fraksi serta pimpinan alat kelengkapan dewan lainnya.

Jenderal bintang tiga TNI AL itu menerangkan, tujuan kedatangan peserta KKDN Sesko TNI reguler XXXVIII, untuk melakukan analisis terhadap potensi sumber daya Kalsel yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk mencapai 3,6 juta jiwa tersebut.

"Analisis tersebut sudah barangtentu berkaitan dengan pertahanan keamanan, yang menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), disamping hal-hal yang berhubungan dengan pembangunan lain," lanjutnya.

Karenanya yang menjadi sasaran atau obyek analisis tersebut, antara lain masalah geografi, demografi (kependudukan) serta sumber daya, baik berupa sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM), demikian Moch Jurianto.

Sementara Ketua DPRD Kalsel, mengungkapkan, personalia serta alat kelengkapan lembaga lagislatif tingkat provinsi tersebut pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2009, yang keseluruhannya berjumlah 55 orang.

Sejumlah anggota DPRD Kalsel periode 2009 - 2014 itu dari Partai Golkar 10 orang, Partai Demokrat sembilan, serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing tujuh orang.

Kemudian dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bintang Reformasi (PBR) masing-masing lima orang.

Selain itu, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tiga, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dua, serta Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) masing-masing satu orang.

Sedangkan alat kelengpakan DPRD Kalsel terdiri unsur pimpinan, empat komisi, serta Badan Musyawarah (Banmus), Badan Anggaran (Banggar), Badan Kehormatan (BK) dan Badan Legislasi (Banleg).

Sementara fraksi di DPRD Kalsel ada delapan yaitu Fraksi Partai Golkar, Demokrat, PKS, PAN, PDIP dan PBR. Kemudian Fraksi PPPRI, gabungan PPP dan Gerindra serta Fraksi Kebangkitan Bintang Nurani Rakyat, gabungan PKB, PBB dan Hanura./shn*C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026