Kan selama ini cukup banyak kaum Muslim Kalsel yang melaksanakan ibadah umrah, namun keberangkatan mereka tidak langsung dari Bandara Sjamsudin Noor ke Jeddah atau Madinah Arab Saudi, tapi melalui Jakarta dan Surabaya
Banjarmasin (Antaranews Kalsel ) - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kalimantan Selatan meminta pembangunan pengembangan Bandara Sjamsudin Noor Banjarmasin jangan sampai tertunda-tunda lagi.


Ketua Fraksi PKB DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Hormasyah mengemukakan permintaan tersebut saat pemandangan umum terhadap Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi setempat tahun 2015 di Banjarmasin, Rabu.

Ia berharap, dengan rampungnya pembangunan pengembangan Bandara Sjamsudin Noor itu nanti dapat menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah umrah, terutama bagi warga Muslim Kalsel.

"Kan selama ini cukup banyak kaum Muslim Kalsel yang melaksanakan ibadah umrah, namun keberangkatan mereka tidak langsung dari Bandara Sjamsudin Noor ke Jeddah atau Madinah Arab Saudi, tapi melalui Jakarta dan Surabaya," tuturnya.

Menurut dia, kalau keberangkatan umrah langsung dari Bandara Sjamsudin Noor ke Arab Saudi bisa mendatangkan nilai tambah, baik bagi daerah Kalsel atau Kota Banjarbaru yang menjadi lokasi sarana dan prasarana perhubungan udara itu..

Selain itu, bisa menghemat waktu serta biaya pelaksanaan ibadah umrah, karena tidak lagi harus transit atau menunggu yang terkadang cukup lama di Jakarta dan Surabaya, lanjut wakil rakyat bergelar sarjana agama dan sarjana hukum tersebut.

Rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) 2015 itu dipimpin wakil ketua lembaga legislatif tersebut H Hamsyuri SH, didampingi ketua Hj Noormiliyani AS SH.

Dalam rapat paripurna tersebut hadir Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel H Suharjo mewakili gubernur setempat, H Sahbirin Noor, serta wakil ketua DPRD itu masing-masing H Muhaimin SH, MH MKn dan Asbullah SH.

Berdasarkan LPPA Kalsel 2015 yang disampaikan Wakil Gubernur setempat H Rudy Resnawan pada 6 Juni lalu, pendapatan sebesar Rp4,7 triliun lebih dan belanja Rp5,1 triliun lebih. 


Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026