""Mereka harus memiliki semangat tidak mudah menyerah dan terus berjuang di dalam aktifitas pekerjaannya sehari-hari nanti," kata Komandan Rindam VI Mulawarman Kolonel Inf Richard Tampubolon saat memberikan materi.
"Orang sukses karena hati dan pikirannya fokus pada pekerjaan yang dilakukan," kata Richard Tampubolon.
Empat puluh satu calon pegawai baru Bank Kalsel (18 puyra dan 23 putri) mengikuti Diklat Pembinaan Mental, Fisik dan Disiplin Angkatan XIV selama 6 hari 30 Mei-3 Juni 2016 di Rindam VI Mulawarman Banjarbaru.
"Manajemen menilai diklat ini sangat diperlukan untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat saat ini, tidak seperti dulu yang cukup pemberian orientasi di ruangan," kata Direktur Bisnis Supian Noor.
Penutupan pelatihan ditandai pelepasan tanda peserta dan pemberian sertifikat pelatihan kepada perwakilan calon pegawai baru Bank Kalsel di aula Rindam VI Mulawarman Banjarbaru, Sabtu (4/6).
Selama pelatihan tersebut setiap peserta menjalani beberapa materi yang meliputi pembinaan disiplin, mental, fisik, kekompakan diri, kekompakan kelompok dan lingkungannya.
Tidak hanya itu, mereka juga di perkenalkan senjata laras panjang M16 dengan latihan menembak, outbond, caraka malam yaitu menyampaikan informasi dengan melalui berbagai rintangan.
Sebelum penutupan, Danrindam VI Mulawarman Kolonel Inf Richard Tampubolon memberikan materi tentang periodesasi sejarah bangsa, perang modern dengan proxy war, wawasan kebangsaan, sejarah Bank Kalsel hingga nilai-nilai karakter spiritual, kesadaran diri dan kolektif, fighting spirit, rela berkorban mengedepankan kepentingan yang lebih besar, fokus pada target dan lain-lain.
"Dalam kehidupan banyak hal yang tidak seperti harapan disitulah mereka harus siap dalam segala keadaan, bekerja dan berdoa," kata Richard Tampubolon.
Richard berharap mereka menjadi orang hebat Bank Kalsel yang membawa bank daerah ini mencapai kemajuan.
Pewarta: Herry Murdy HermawanEditor : Herry Murdy Hernawam
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.