Marabahab, (Antaranews Kalsel) – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan H Supriyono menyatakan, pembangunan pendidikan di Batola  sudah dilaksanakan  dengan luar biasa.


“Hal ini dibuktikan dengan indikator nilai kelulusan UAN se- Kalsel yang selalu mendudukan  Batola pada rangking tiga besar,” ujar Sekdakab Batola H Supriyono, di Marabahan, Selasa.

Tak hanya itu, Supriyono  mengatakan, untuk kualitas tenaga pendidik yang dimiliki Bumi Ijejela tak bisa dipandang sebelah mata, karena rata-rata tenaga pendidik  dimiliki Pemkab Batola berpendidikan sarjana atau  strata satu.

“Tenaga pendidik mengajar di Batola kualitasnya dari guru SD sudah sarjana. Itu dikarenakan faktor kedekatan antara  Batola dengan Kota Banjarmasin, sehingga tenaga pengajarnya bisa sekolah lanjutan di Kota Banjarmasin,” ucapnya, saat Rapat Koordinasi Penutasan Wajib Belajar Pendidikan 9 Tahun Yang Bermutu dan Merata, di Marabahan, Selasa (31/5).

Kegiatan bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dharma Wanita Persatuan Batola itu, Sekdakab menjelaskan, usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan dan minat  bersekolah bagi anak-anak di Bumi Ijejela telah dilakukan jajaran Pemkab setempat.

Satu diantaranya, sebut dia,  adalah dengan bekerja sama perusahaan swasta melalui program CSR dengan menyediakan sepeda bagi anak sekolah.

“Anak-anak yang sekolahnya jauh dari rumah tetap bersekolah, karena adanya bantuan CSR,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Rahayu Sumardji mengatakan, tujuan dilaksanakannya rapat koordinasi itu adalah,  mewujudkan pemahaman dan langkah-langkah konkrit yang sama antara Dharma Wanita Persatuan Pusat, daerah dan stakholder tentang penuntasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang bermutu dan merata di kabupaten.

“Dalam kegiatan rapat ini kami mengharapkan hasilnya adalah penuntasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang bermutu dan merata di Kabupaten/Kota,” demikian tegasnya.




Pewarta: Arianto
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026